DEPOK, KOMPAS.com - Lubang galian proyek pemasangan pipa PDAM di depan SDN Anyelir 1, Jalan Nusantara Raya, Depok, Jawa Barat, kini telah ditutup usai menyebabkan seorang ibu terperosok pada Jumat (14/8/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin (17/8/2026), lubang galian proyek tersebut telah ditimbun kembali. Begitu pula dengan sejumlah lubang lainnya yang berada di trotoar depan sekolah.
Lubang-lubang yang telah ditutup tersebut juga dipasangi pancang bambu untuk menopang garis pembatas. Pengamanan itu dipasang agar pejalan kaki lebih waspada saat melintas.
Baca juga: Berjam-jam Api Membara di Gudang ATK Bekasi, 1.000 Meter Persegi Bangunan Ludes Terbakar
Kendati demikian, lubang galian proyek tidak hanya berada di depan SDN Anyelir 1, tetapi membentang di sepanjang trotoar Jalan Nusantara Raya dengan total panjang sekitar 898 meter.
Masih terdapat beberapa lubang berukuran lebih besar yang belum ditimbun tanah. Namun, lubang-lubang tersebut kini telah diberi pengamanan lebih ketat, yakni dengan papan peringatan dan garis pembatas di sekelilingnya.
Manager Pengendalian Teknik PT Tirta Asasta Depok Dadan Gunawan mengatakan, lubang galian yang menyebabkan seorang ibu terperosok sebelumnya belum ditutup karena pipa yang menjadi bagian dari proyek belum dipasang.
"Galian sudah ditutup kembali, kemaren belum ditutup karena pipa nya belum dipasang," ujarnya saat dihubungi Kompas.com melalui WhatsApp, Senin.
Terkait kondisi korban, Dadan mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah korban setelah kejadian untuk memastikan kondisinya.
"Alhamdulillah tidak terjadi hal-hal yang serius," ungkapnya.
Baca juga: Menembus Arus Ciliwung untuk Kibarkan Merah Putih...
Ia memastikan pihak pelaksana proyek dan PT Tirta Asasta akan bertanggung jawab penuh kepada korban atas dampak yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.
"Kami akan memberi perhatian, mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang kurang baik," tuturnya.
Dadan menambahkan, proyek pemasangan pipa sepanjang sekitar 898 meter tersebut telah dimulai sejak 2 Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 27 September 2026.
Sebelumnya diberitakan, seorang ibu terperosok ke dalam galian sedalam sekitar 2 meter pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.00-21.00 WIB.
Berdasarkan penuturan Petugas keamanan SDN Anyelir 1 Depok Muhammad, saat kejadian kondisi di sekitar sekolah memang tengah ramai oleh orangtua siswa yang datang untuk melihat anak mereka mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa).
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT






Komentar (0)