jpnn.com, JAKARTA - Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI, Jasa Raharja terus memperkuat komitmen untuk menjaga mobilitas masyarakat agar berlangsung lebih aman, tertib, dan terlindungi.
Semangat tersebut diwujudkan melalui agenda bertajuk “Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan Harapan”, yang menempatkan keselamatan sebagai bagian dari cara bangsa merawat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Doa dan Kepedulian Rossa Terhadap Korban Bencana di NTT
Komitmen untuk hadir di tengah masyarakat juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam merespons kondisi di sejumlah wilayah terdampak, Jasa Raharja menyiapkan dukungan bagi masyarakat pengungsi di tiga wilayah paling terdampak, yakni Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Timur.
BACA JUGA: Peduli Bencana NTT, Pertamina Patra Niaga Gelar Tebus Murah 8.100 Paket Sembako
Dukungan tersebut diarahkan pada kebutuhan yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat terdampak, seperti bahan pangan pokok, air minum, sumber protein, makanan tambahan, selimut, tikar, hingga perlengkapan penerangan darurat.
Pelaksanaannya dikoordinasikan bersama BPBD, pemerintah daerah, dan/atau posko penanganan bencana setempat agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan.
BACA JUGA: Purbaya Siapkan Dana Penanganan Bencana Rp 5 Triliun dan Cadangan BNPB Rp 500 Miliar
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari semangat JR untuk tidak berjarak dengan masyarakat, khususnya ketika mereka berada dalam situasi sulit dan membutuhkan dukungan secara langsung. Bagi Jasa Raharja, makna perlindungan tidak berhenti pada pelaksanaan mandat utama perusahaan, tetapi juga tercermin dalam kepedulian dan kehadiran bersama masyarakat di tengah berbagai kondisi yang dihadapi.
Semangat kemerdekaan juga turut hadir dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Jasa Raharja pada 17 Agustus 2026. Upacara diikuti jajaran manajemen dan insan Jasa Raharja sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali komitmen perusahaan dalam menjalankan mandat pelayanan publik.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan untuk bergerak, tetapi juga tentang kepastian bahwa setiap perjalanan dapat dilakukan dengan aman dan penuh harapan.
“Keselamatan adalah cara merawat kemerdekaan dalam mobilitas sehari-hari. Negara harus hadir memastikan masyarakat dapat bergerak dengan aman, bekerja dengan tenang, belajar, berusaha, dan pulang dengan harapan. Karena itu, setiap transformasi layanan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan,” ujar Awaluddin.
Dia menyebut pihaknya terus memperkuat pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap perbaikan layanan. Data tidak hanya digunakan untuk melihat angka, tetapi menjadi dasar untuk memahami kebutuhan masyarakat, mempercepat respons, menyederhanakan proses, dan memastikan pelayanan menjadi semakin mudah, cepat, dan relevan.
“Masyarakat bukan sekadar penerima layanan, tetapi pusat dari seluruh proses perbaikan. Setiap inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, terutama ketika mereka berada dalam situasi yang paling membutuhkan perlindungan,” katanya. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko AHY: Segerakan Tanggap Bencana dan Pulihkan Akses Layanan Dasar Masyarakat
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan





Komentar (0)