Di tengah lautan manusia yang membanjiri kawasan Monas, ada satu sudut yang tak kalah sibuk menghadapi riuhnya Pesta Rakyat HUT ke-81 RI, yakni posko medis.
Petugas bersiaga menangani pengunjung yang kelelahan hingga pingsan akibat padatnya kerumunan.
Mereka datang bukan untuk menikmati panggung atau hiburan, melainkan membutuhkan pertolongan setelah mengalami kelelahan.
Iptu Darwin, perwira polisi yang berjaga di Posko 8 Medis Monas, mengatakan terdapat sekitar 18 titik posko medis yang disiapkan untuk melayani pengunjung. Setiap posko diperkuat sekitar 10 hingga 15 personel.
“Ada sekitar 18 titik (posko medis). Setiap posko itu ada sampai 10 dan 15 personel,” kata Darwin saat ditemui di poskonya, Senin (17/8).
Menurutnya, kelelahan menjadi salah satu keluhan yang banyak dialami pengunjung. Kondisi tersebut semakin terasa ketika warga harus berdesakan, termasuk saat mengantre makanan gratis.
“Penyebab dari pengunjung itu kebanyakan kecapekan, lelah karena desak-desakan, antrean tadi di UKM,” ujarnya.
Sejumlah pengunjung bahkan sampai kehilangan kesadaran karena tidak kuat menghadapi kondisi tersebut. Petugas kemudian memberikan penanganan langsung di posko medis.
“Beberapa tadi ada pingsan, langsung kami beri infus,” kata Darwin.
Hingga sore hari, Posko 8 telah menerima sekitar 15 pengunjung yang membutuhkan pertolongan. Jumlah tersebut tercatat sejak rangkaian Pesta Rakyat dimulai pada pagi hari.
“Dari tadi pagi sampai sore hari ini ada sekitar warga 15 orang (dibawa ke posko medis 8),” tuturnya.
Di tengah perayaan kemerdekaan yang dipenuhi sorak-sorai dan kerumunan warga, posko medis menjadi salah satu titik yang bekerja dalam senyap.
Ketika sebagian pengunjung menikmati pesta, petugas medis berjaga memastikan mereka yang kelelahan mendapat pertolongan.






Komentar (0)