Menteri Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Angkut Bantuan ke NTT

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, KENDARI - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melepas pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (17/8/2026).

Bantuan hasil kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut dikirim menggunakan Kapal Pengawas PSDKP Orca 06 menuju Labuan Bajo, NTT. Pengiriman diperkirakan menempuh perjalanan selama dua hari.

BACA JUGA: KKP Perkuat Kolaborasi untuk Percepat Program Ketahanan Pangan

Trenggono mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, semangat kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

BACA JUGA: Respons Gempa NTT, Purbaya Pastikan Dana Siaga BNPB Tersedia

"Di tengah kita memperingati hari kemerdekaan, saudara-saudara di NTT sedang menghadapi musibah. Karena itu, kemerdekaan juga harus kita maknai dengan hadir dan bergotong royong membantu saudara kita yang membutuhkan," ujar Trenggono.

Dia menyampaikan duka cita atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda NTT pada Sabtu (15/8/2026).

Trenggono menilai kepedulian terhadap masyarakat terdampak menjadi bagian dari semangat kemerdekaan sekaligus bentuk solidaritas antarsesama anak bangsa.

Sejak hari pertama bencana, KKP telah membentuk satuan tugas, membuka posko tanggap bencana, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menghimpun dan menyalurkan bantuan. Upaya tersebut akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Dari Sulawesi Tenggara, KKP bersama Pemprov Sultra mengirim sekitar 50 ton bantuan yang terdiri atas bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut merupakan tahap awal, sementara KKP juga melakukan identifikasi terhadap masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak bencana.

Setelah bantuan dari Sulawesi Tenggara diberangkatkan, KKP akan menyalurkan bantuan lain yang telah dihimpun di Jakarta, seperti makanan ringan, makanan siap saji, pakaian layak pakai, selimut, dan mesin genset.

"Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai satu bangsa, bahwa ketika ada saudara kita yang membutuhkan, kita hadir dan saling menguatkan," kata Trenggono. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Tegaskan 18 Agustus 2026 Bukan Hari Libur Maupun Cuti Bersama
• 4 jam lalu
0
thumb
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar 6,2 Magnitudo
• 14 jam lalu
0
thumb
Timo Scheunemann Minta Garuda Pertiwi Tidak Terlena Usai Hajar Malaysia
• 6 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Hati dan Doa Kami Bersama Saudara di NTT
• 22 jam lalu
0
thumb
Video: Gempa Susulan di NTT Terjadi Beruntun dengan Waktu Berdekatan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.