Sudaryono: Kepala SPPG yang Tak Sanggup Kerja, Keluar Saja!

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Karo, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bagi siapapun yang tak menyanggupi bekerja untuk mengurus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipersilakan untuk keluar. Hal tersebut juga berlaku untuk kepala SPPG atau dapur MBG.

Sudaryono mengungkapkan hal tersebut saat mengunjungi korban keracunan MBG di Rumah Sakit Haji Medan, Minggu, 16 Agustus 2026.

Baca Juga :
Siswa Keracunan MBG di Karo, karena Ikan Tak Disimpan dalam Freezer Selama 12 Jam
Diambil dari Anggaran Pendidikan, Purbaya Alokasikan Rp 240 Triliun buat MBG di 2027

Ia juga meminta setiap dapur MBG tidak boleh lalai dalam menjaga kualitas makanan dengan baik.

"Tidak boleh ada kelalaian, tidak boleh. Zero tolerance, enggak boleh lalai, dan saya minta kepala dapur atau siapapun yang merasa enggak sanggup kerja, kau keluar saja daripada kemudian membahayakan nasib nyawa seseorang," kata Sudaryono dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Wakil Kepala BGN, Trenggono Tinjau Kasus Keracunan MBG di Papua
Photo :
  • dok. humas BGN

Sudaryono mengatakan kondisi keracunan tersebut terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) adanya kelalaian proses pengolahan bahan baku ikan.

Berdasarkan investigasi sementara, sebagian ikan tidak disimpan di dalam freezer dan dibiarkan pada suhu ruangan selama 12 jam hingga lebih.

"Kami coba cek investigasi sementara. Jadi, itu kelalaian ada pada pengolahan. Jadi bahan baku ikan itu sebagian besar dimasukkan ke freezer, ada sekitar 300 atau 200 atau 300 ekor yang tidak masuk ke freezer itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai lebih dari 12 jam," kata Sudaryono.  

Dia menilai, kondisi tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dalam pengolahan makanan. Dia menegaskan tidak boleh ada kelalaian dalam penyediaan makanan MBG karena menyangkut keselamatan penerima manfaat.

Sudaryono mengatakan BGN akan memperketat pelaksanaan prosedur keamanan pangan di seluruh dapur MBG. 

Sebanyak sekitar 27.000 kepala dapur di seluruh Indonesia diminta memberikan perhatian khusus terhadap setiap tahapan pengolahan makanan.

Di sisi lain, Sudaryono menyebut kondisi salah satu korban yang dirawat di PICU Rumah Sakit Haji Medan mulai berangsur membaik setelah menjalani perawatan selama tiga hari. Namun, pasien masih membutuhkan penanganan intensif.

Kepala BGN Sudaryono menjenguk korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026).
Photo :
  • BGN

Dia berharap kondisi korban segera pulih sehingga dapat dipindahkan dari ruang PICU ke ruang perawatan biasa.

"Kondisi (korban) di sini sudah dua hari, ini hari yang ketiga. Menurut laporan, sudah membaik. Jadi, dibandingkan pertama kali masuk dan kemarin dan hari ini, sudah lebih baik. Tapi memang masih di ICU. Saya berharap sesegera mungkin bisa betul-betul membaik satu sampai dua hari ini. Enggak usah dua hari lah, kalau bisa satu hari, gitu," pungkasnya.

Baca Juga :
Anggaran Pendidikan 2027 Rp 820,9 Triliun, Rp 240 Triliun Buat MBG
Kepala BGN Minta Maaf Usai 353 Siswa di Karo Keracunan MBG, Singgung Kinerja Anak Buah
Prabowo: Saya Bertekad Teruskan Program MBG, Tapi...

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa Susulan Masih Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 4,3
• 13 jam lalu
0
thumb
Tak Daftar PSE dan Langgar Aturan, Komdigi Minta App Store dan Play Store Delisting Aplikasi Ini
• 10 jam lalu
0
thumb
Jaga Tradisi Syura, KH Taufik Damas Dorong Pemilihan Ketum PBNU Kembali ke AHWA
• 12 jam lalu
0
thumb
​Tembus Pasar Internasional, Holding UMKM Perkebunan Lepas Ekspor Lada Putih Rp2,86 Miliar
• 6 jam lalu
0
thumb
Intip Fasilitas Rusun ASN IKN, Diklaim Pak Bas Lebih Nyaman dari Hotel Bintang 5
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.