Rumah susun (rusun) ASN di Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan hunian yang disiapkan pemerintah bagi kalangan ASN yang bertugas di kawasan tersebut. Hunian tersebut dilengkapi dengan konsep fully furnished, atau sudah dilengkapi furniture dan peralatan rumah tangga.
Berdasarkan tinjauan kumparan saat mengunjungi salah satu unit Rusun ASN 3 di IKN, setiap unit memiliki tiga kamar tidur. Masing-masing kamar dilengkapi kasur, lemari, meja, kursi, dan pendingin ruangan atau AC.
Untuk kamar tidur, kamar utama dilengkapi kamar mandi pribadi. Fasilitas kamar mandi juga sudah dilengkapi sistem air panas dan dingin (water heater).
Unit tersebut juga dilengkapi ruang keluarga atau living room yang sudah dilengkapi sofa serta televisi digital dan wifi.
Selain ruang keluarga, terdapat area ruang makan yang terhubung dengan dapur. Bagian dapur telah dilengkapi kitchen set, kompor, wastafel, hingga kulkas.Unit ini juga memiliki tempat untuk mencuci pakaian. Untuk kebutuhan mencuci pakaian, setiap unit juga memiliki ruang cuci yang dilengkapi mesin cuci.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah sistem air bersih. Air dari keran di rusun disebut menggunakan potable water, sehingga airnya dapat langsung dikonsumsi.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono bahkan memberikan penilaian tinggi terhadap kualitas hunian ASN tersebut.
Saat media briefing di Kantor Nusantara Balai Kota, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (14/8/2026), Basuki menyebut kondisi rusun ASN IKN tidak kalah dengan fasilitas hotel berbintang.
"Ini (awak media) di Rusun, kan? Rusun itu lebih baik dari Swissotel. Menurut saya lebih fresh," ungkap Basuki.
Pembangunan hunian ASN menjadi bagian penting dari proses pemindahan aparatur ke IKN. Hingga April 2026, tercatat sekitar 2.200 ASN telah pindah ke IKN. Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring dengan target pemerintah memindahkan sedikitnya 4.100 ASN ke IKN pada 2028.






Komentar (0)