JAKARTA, DISWAY.ID – Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) berdampak pada sejumlah infrastruktur transportasi laut.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah pelabuhan terdampak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas pelabuhan tetap aman, sekaligus menjamin keselamatan penumpang, petugas, awak kapal, dan pengguna jasa transportasi laut.
BACA JUGA:Pemulihan Jaringan Capai 85 Persen BBM, TelkomGroup Terus Benahi Layanan Pascagempa NTT
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Muhammad Masyhud menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa yang melanda NTT.
Dia menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascagempa, khususnya terhadap fasilitas pelabuhan yang mengalami kerusakan.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap fasilitas pelabuhan yang terdampak gempa,” kata Masyhud, Minggu (16/8/2026).
“Prioritas saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat dan petugas, serta memastikan fasilitas yang digunakan untuk pelayanan transportasi laut berada dalam kondisi aman,” sambungnya.
Masyhud telah menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut di wilayah terdampak untuk meningkatkan pemantauan sekurang-kurangnya selama 24–48 jam.
Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai fasilitas vital. Di antaranya struktur dermaga, trestle, apron, fender, bollard, terminal penumpang, fasilitas listrik dan BBM, peralatan bongkar muat, alur pelayaran, hingga akses menuju pelabuhan.
BACA JUGA:Pemerintah Hadir untuk Warga Terdampak Gempa NTT, BULOG Gerak Cepat Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan dan pengamanan selanjutnya.
“Fasilitas yang mengalami keretakan, deformasi, atau indikasi kerusakan struktural, tidak dioperasikan sebelum dinyatakan aman melalui pemeriksaan teknis,” tegas Masyhud.
Berdasarkan laporan UPT Ditjen Perhubungan Laut, sejumlah pelabuhan di NTT mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satu yang terdampak cukup parah adalah Pelabuhan Laurentius Say/Maumere.
Gempa menyebabkan sebagian dermaga dan bangunan terminal penumpang roboh. Saat kejadian, KM Bukit Siguntang sedang bersandar di dermaga pelabuhan tersebut.
- 1
- 2
- 3
- »






Komentar (0)