Jakarta: Dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan refleksi mengenai makna kemerdekaan. Ia menekankan kemerdekaan bukan hanya tentang berdiri sebagai sebuah bangsa, tetapi juga tentang hadirnya rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"81 tahun Indonesia merdeka. Kemerdekaan yang lahir dari perjuangan, tumbuh dalam persatuan, dan hidup dalam cita-cita besar bangsa," ujar Listyo.
Listyo mengatakan, menjadi bangsa yang berdaulat berarti memiliki keberanian untuk menjaga setiap jengkal negeri dan melindungi dari setiap ancaman. Hal itu, menurutnya, juga berkaitan dengan upaya memastikan rasa aman hadir di tengah kehidupan.
Ia juga menegaskan kemerdekaan berkaitan erat dengan kehidupan rakyat yang aman, tenang, dan penuh harapan.
"Karena kemerdekaan bukan hanya tentang berdiri sebagai sebuah bangsa, tetapi tentang rakyat yang dapat menjalani kehidupannya dengan aman, tenang, dan penuh harapan," ujar Listyo.
Pengabdian untuk menjaga Indonesia, lanjut Listyo, terus bergerak mengikuti perkembangan zaman dan mencakup berbagai medan, mulai dari daratan, lautan, udara, hingga ruang digital.
"Dari daratan, lautan, udara, hingga ruang digital, pengabdian terus bergerak mengikuti zaman menjaga Indonesia," kata Listyo.
Baca Juga :
Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas MasyarakatSelain menjaga keamanan, Listyo menilai negeri yang merdeka juga harus memberikan ruang bagi keadilan. Ia menekankan pentingnya hukum yang berdiri tegak dan keberanian bagi kebenaran.
"Sebab, negeri yang merdeka harus memberi ruang bagi keadilan. Tempat hukum berdiri tegak dan kebenaran tetap memiliki keberanian," ujar Listyo.
Menurut Listyo, semangat kemerdekaan juga berkaitan dengan tumbuhnya kemandirian. Hal tersebut tercermin dari tanah yang dijaga, benih yang ditanam, hingga hasil yang dipanen.
"Dan dari tanah yang kita jaga, tumbuh kemandirian. Dari setiap benih yang ditanam hingga setiap hasil yang dipanen," kata Listyo.
Ia menyebut ikhtiar bersama diperlukan agar kemerdekaan dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Listyo kemudian menekankan bahwa meski medan pengabdian berbeda, tujuan yang ingin dicapai tetap sama, yakni mewujudkan Indonesia yang aman dalam melangkah menuju masa depan.
"Beda medan pengabdian namun satu tujuan, untuk Indonesia yang aman melangkah menuju masa depan. Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka, merdeka, merdeka!" kata Listyo.





Komentar (0)