NAGAKEO, KOMPAS.TV - Listrik di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), padam saat gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Seorang warga yang berada di Ende mengatakan guncangan terasa sangat kuat hingga barang-barang di tempat tinggalnya berjatuhan.
"Saat gempa terjadi itu sudah padam listrik, karena memang guncangannya itu menurut kami besar sekali," kata warga Ende, Cynthia, dalam wawancara dengan KompasTV, Sabtu pagi.
Cynthia mengatakan beberapa bangunan di sekitar tempat tinggalnya ikut bergoyang saat gempa pertama terjadi sebelum pukul 06.00 WITA atau 05.00 WIB.
Sejumlah warga kemudian keluar rumah dan memilih berada di tepi jalan karena khawatir terjadi gempa susulan.
"Beberapa bangunan di sini pun goyang. Barang-barang di dalamnya banyak yang berjatuhan karena terlalu besar gempa yang kami alami," ujarnya.
Baca Juga: Gempa M7,7 Nagekeo NTT, BMKG Rilis Estimasi Waktu Tiba Tsunami 22 Wilayah
Warga Masih Bertahan di Luar RumahCynthia mengatakan hingga pagi hari sejumlah warga masih berada di luar rumah. Mereka memilih tidak segera kembali ke dalam bangunan setelah beberapa kali gempa susulan dirasakan.
Menurut dia, sedikitnya tiga gempa susulan atau lebih terasa setelah gempa pertama. Guncangannya tidak sekuat gempa awal dan durasinya lebih singkat, tetapi masih cukup terasa.
"Untuk aktivitas kegiatan warga di sini sih masih pada di luar. Jadi masih pada komunikasi dan ngobrol sesama rekan atau temannya atau tetangganya masing-masing," kata Cynthia.
Aktivitas warga mulai kembali berjalan. Sebagian warga sudah menggunakan sepeda motor untuk lalu-lalang di sekitar kawasan.
Gempa M7,7 Picu Peringatan Dini TsunamiGempa yang dirasakan warga Ende berpusat di 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut berpotensi tsunami dan menerbitkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: Peringatan Dini Tsunami usai Gempa M7,7 Guncang NTT, Ini Wilayahnya
Dalam penjelasan BMKG, gempa tersebut diperkirakan dirasakan hingga skala intensitas VII MMI di sejumlah wilayah. Pada skala tersebut, setiap orang disebut keluar rumah dan terjadi kerusakan ringan pada bangunan konstruksi.
BMKG juga mencatat intensitas VI MMI di sejumlah wilayah lain, dengan getaran dirasakan seluruh penduduk dan banyak orang keluar rumah.
Peringatan dini tsunami pertama diterbitkan BMKG pada pukul 05.00.39 WIB, sekitar dua menit setelah gempa. Pemutakhiran kedua diterbitkan pada pukul 05.09.56 WIB.
Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak, mengikuti arahan evakuasi sesuai status peringatan tsunami, serta mengandalkan informasi resmi BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- gempa NTT
- gempa Nagekeo
- Ende
- listrik padam
- BMKG
- tsunami






Komentar (0)