Produk Lokal punya Kesempatan Besar Masuk Proyek Skala Nasional

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Produk lokal dinilai punya kesempatan besar masuk proyek skala nasional. Salah satunya brand lokal Modern Karpet yang mampu bersaing di pasar berskala besar, seperti gedung pemerintahan, hotel, hingga perkantoran yang selama ini didominasi produk impor.

"Produk lokal sebenarnya punya kesempatan yang sangat besar untuk masuk ke proyek-proyek besar di Indonesia. Saya berharap ke depannya perusahaan lokal tidak hanya dilihat sebagai pilihan karena harganya lebih murah, tapi juga karena mampu bersaing dari sisi kualitas dan profesionalisme," kata Direktur Modern Karpet Yosua Dearma Silalahi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
 

Baca Juga :

Pertumbuhan Korporasi Mesti Disertai Kepatuhan terhadap Regulasi

Yosua mengungkapkan bahwa keberhasilan menembus pasar proyek institusional bukan semata-mata bergantung pada tawaran harga yang lebih murah dibanding produk impor. Namun, kemampuan memberikan solusi yang presisi dan tepat sesuai kebutuhan setiap proyek.

"Kami tidak selalu menganggap produk impor pasti lebih bagus dan produk lokal pasti lebih murah. Yang kami lihat adalah kebutuhan proyeknya seperti apa, lalu kami carikan produk yang paling sesuai," ujar Yosua.

Di bawah naungan PT Modern Gemilang Sejahtera, brand yang berlokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur ini awalnya hanya melayani segmen ritel. Namun sejak 2024, perusahaan mulai beralih menggarap proyek-proyek berskala besar setelah sukses menyelesaikan pengerjaan karpet di Hotel Monopoly Bukittinggi.


Direktur Modern Karpet, Yosua Dearma Silalahi (kaos berkerah abu-abu). Foto: Dok. Istimewa.

Sejak saat itu, Modern Karpet dipercaya menggarap berbagai proyek strategis, seperti Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Puspotdirga TNI AU, World Capital Tower, kantor PT Multi Bintang Indonesia Tbk, hingga Menara Palma.

Menurut Yosua, menangani proyek berskala besar memiliki tantangan tersendiri dibanding penjualan ritel biasa. Aspek teknis seperti konsistensi warna dan motif karpet pada ruangan berskala ribuan meter persegi menjadi kuncinya. 

Seluruh material dalam satu proyek harus berasal dari batch produksi yang sama untuk mencegah terjadinya perbedaan gradasi warna.

Selain itu, pengerjaan proyek tempat ibadah dan instansi pemerintah menuntut tingkat presisi tinggi serta pemenuhan standar administrasi yang ketat. Pihaknya berencana untuk terus memperluas jangkauan proyek ke luar wilayah Jabodetabek secara bertahap dengan memperkuat jaringan distribusi dan pengawasan di lapangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara dan Janjikan Bintang Kehormatan bagi Pimpinannya
• 10 jam lalu
0
thumb
Tak Ada hingga Fiktif, Kubu Dokter Tifa Ungkap Kejanggalan Babak Terbaru Kasus Ijazah Jokowi
• 23 jam lalu
0
thumb
Menkum: Putusan MK soal Penghinaan Presiden-Wapres Clear, Tak Ada Lagi Tafsir
• 13 jam lalu
0
thumb
RAPBD Banten 2027 Diproyeksikan Rp 9 T, Sekolah Gratis-Infrastruktur Prioritas
• 5 jam lalu
0
thumb
Kotawaringin Barat Tanggap Darurat Bencana Karhutla Hingga 20 Agustus
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.