Makna Mahar Unik Pernikahan Dea Annisa, Mazaki Ahmad Sampai Berburu Uang Kertas Selama 3 Minggu

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Pernikahan Dea Annisa dan Mazaki Ahmad menjadi perhatian bukan semata karena momen bahagia keduanya, tetapi juga karena mahar yang diberikan Mazaki memiliki angka yang tidak biasa. Alih-alih memilih nominal yang bulat atau lazim digunakan dalam sebuah pernikahan, pasangan ini menetapkan mahar sebesar Rp2.921.996.

Angka tersebut ternyata memiliki makna personal yang sangat kuat bagi Dea Annisa. Nominal itu disusun berdasarkan tanggal lahir Dea yang ia anggap istimewa. Bagi Dea, mahar bukan sekadar pemberian dalam bentuk uang, melainkan simbol yang mengabadikan sesuatu yang dekat dengan dirinya dalam salah satu momen terpenting dalam hidup.

"Ini karena permintaan aku sih. Aku emang minta sama Zaki aku pengennya mahar aku itu sesuai tanggal aku karena tuh aku cinta banget sama tanggal lahir aku," ujar Dea Annisa di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat (14/8/2026).

Bagi Dea, tanggal lahir bukan sekadar rangkaian angka di dokumen identitas. Ada ikatan emosional yang membuat tanggal tersebut terasa begitu spesial. Terlebih, tanggal kelahirannya berada pada tahun kabisat, sesuatu yang menurutnya membuat tanggal tersebut terasa semakin jarang dan unik.

"Kayak bener-bener aku suka banget sama tanggal lahir aku karena kan kabisat ya, bener-bener apa ya, kayak jarang gitu. Jadinya aku pengen itu jadi momen yang menarik juga buat mahar aku. Jadinya aku minta Rp 2.921.996 gitu," sambungnya.

Menariknya, kisah mahar Dea dan Mazaki justru memperlihatkan bahwa nilai sebuah mahar tidak selalu terletak pada besarnya uang yang diberikan.

Nominal Rp2.921.996 mungkin terdengar unik, tetapi bagi pasangan tersebut, angka itu memiliki nilai simbolis yang jauh lebih besar daripada sekadar jumlah uang. Mahar tersebut menjadi semacam penanda bahwa pernikahan mereka dibangun dari hal-hal yang memiliki arti personal.

Mazaki pun mengungkapkan rasa syukurnya karena Dea memiliki pandangan yang sejalan dengannya mengenai kesederhanaan pernikahan.

"Aku bersyukur banget sih, dia juga meyakini apa yang kita yakini, jadi dia berharap pernikahan yang sangat sederhana, mahar juga tidak diberatkan untuk aku. Sangat-sangat bersyukur banget sih," ujar Mazaki Ahmad.

Meski nominalnya tidak terlalu besar dibandingkan mahar dalam bentuk uang yang sering menjadi sorotan, Mazaki ternyata menghadapi tantangan tersendiri untuk mewujudkan permintaan Dea.

Persoalannya bukan sekadar mengumpulkan uang hingga mencapai nominal Rp2.921.996. Mazaki harus mencari berbagai pecahan rupiah, termasuk pecahan yang sudah tidak mudah ditemukan dalam peredaran sehari-hari. Ia bahkan membutuhkan waktu hampir tiga minggu untuk mengumpulkan uang yang sesuai.

 

"Cuma effort dari aku cari maharnya itu, mata uangnya karena ada rupiahnya, ada yang 1 rupiah, ada 50 rupiah. Itu PR juga sih, hampir 3 minggu akhirnya nyari," sambungnya.

Dea kemudian menjelaskan alasan Mazaki harus bersusah payah mencari pecahan uang tertentu. Keinginannya adalah agar mahar tersebut sebisa mungkin diberikan dalam bentuk uang kertas, bukan uang logam.

"Iya karena dia nggak mau yang logam gitu loh. Dia maunya pengennya kalau bagus semuanya kertas. Jadi dia cari yang kertas-kertas dari kolektor-kolektor gitu kayak tahun 1988, tahun berapa, itu gitu," kata Dea Annisa. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sidang Tahunan MPR Dihadiri 629 dari 732 Anggota, Cukuplah
• 11 jam lalu
0
thumb
[FULL] Bentrok! 7 Tentara AS Diberitakan Tewas di Kapal USS Abraham Lincoln, Untungkan Iran?
• 22 jam lalu
0
thumb
SKM DPMPTSP Makassar Tembus 91,99, Warga Nilai Pelayanan Sangat Baik
• 12 jam lalu
0
thumb
Kementerian Koperasi dan KLH Siapkan Koperasi Masuk Perdagangan Karbon, Potensinya Belasan Triliun Rupiah
• 21 jam lalu
0
thumb
Resmi Cerai dari Shindy Fioerla, Rendy Samuel Bersyukur Dapat Hak Asuh Anak
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.