Prabowo Siapkan Skema Kredit Murah untuk Motor Listrik Nasional

medcom.id
11 jam lalu
Cover Berita
Kabupaten Bekasi: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional dengan menyiapkan skema pembelian yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah berencana menurunkan bunga cicilan hingga mengupayakan pembelian motor listrik tanpa uang muka.
 
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (13 Agustus 2026).
 
“Kita akan turunkan bunga cicilan, kita turunkan untuk rakyat. Kemudian kita usahakan tidak pakai DP (down payment),” tutur Prabowo melalui keterangan resminya.

Skema pembiayaan tersebut disiapkan pemerintah untuk membuat penggunaan kendaraan listrik, khususnya motor listrik, semakin mudah dijangkau masyarakat. Kebijakan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan permintaan dan penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. MoLiNas Dorong Industri Kendaraan Listrik Nasional Peluncuran MoLiNas menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembangkan mobilitas yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik di dalam negeri. Baca Juga:
Mobil Boros BBM Tak Selalu karena Gaya Mengemudi, Ini Penyebabnya
Selain aspek pembiayaan, pengembangan MoLiNas diarahkan untuk meningkatkan kemampuan nasional dalam bidang teknologi, memperkuat ketahanan energi, serta menciptakan nilai tambah melalui industri dalam negeri.
 
Prabowo menegaskan pengembangan MoLiNas merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur bangsa. Sinergi tersebut melibatkan sektor swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dunia usaha, dan akademisi.
 
Menurut Prabowo kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian nasional, terutama dalam penguasaan dan pengembangan sains serta teknologi.
 
Melalui penguatan ekosistem kendaraan listrik dan dukungan pembiayaan, pemerintah berharap adopsi kendaraan listrik dapat semakin luas. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari arah pengembangan industri nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi memiliki kemampuan produksi dan teknologi sendiri.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rampung Diperiksa KPK Terkait Kasus Eks Bupati Kukar, Bebizie Jelaskan Soal Honor Nyanyi
• 14 jam lalu
0
thumb
Komisi III DPR Pastikan Tak Loloskan Calon Hakim yang Dinilai Tak Layak
• 13 jam lalu
0
thumb
Uji Coba Lawan PSM Makassar Jadi Laga Penting PSS Sleman: Tolok Ukur Kelayakan Bersaing di Super League
• 13 jam lalu
0
thumb
Kutuk Serangan Kapal Dagang di Bab Al-Mandeb yang Lukai ABK WNI, Kemlu RI Layangkan Kecaman Keras
• 16 jam lalu
0
thumb
Meski Tak Dibebani Target oleh PBSI, Raymond/Joaquin Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Dunia BWF 2026
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.