JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melaporkan 73 akun media sosial (medsos) ke Bareskrim Polri atas dugaan menyebarkan video hoaks yang menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI).
Video tersebut menggunakan wajah Yandri dengan narasi bahwa warung akan ditutup usai adanya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid menyampaikan hal itu kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
“Pernyataan yang disampaikan yang menurut Pak Yandri itu sangat hoaks dan kita laporkan adalah bahwa dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, maka warung, toko yang ada di desa itu akan ditutup. Itu tidak benar sama sekali,” tuturnya, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Mendes Yandri Ungkap 20 Persen Pendapatan Kopdes Merah Putih Masuk Desa, 80 Persen Kembali ke Warga
Ia memastikan Yandri tidak pernah menyampaikan narasi seperti yang ada dalam video tersebut.
“Pendekatannya IT, AI. Jadi seolah-olah suara yang keluar di konten itu adalah suaranya Pak Yandri. Padahal tidak sama sekali Pak Yandri mengeluarkan statement seperti itu,” tegas Taufik.
Bahkan, menurut dia, dengan keberadaan KDKMP, maka warung, UMKM, serta badan usaha milik desa (BUMDes) akan dihidupkan bersama-sama, dengan koperasi sebagai instrumen utama pertumbuhan ekonomi.
Ia menjelaskan, pihak Yandri melapor ke Bareskrim Polri pada 29 Juli 2026. Pada Kamis ini, pihaknya kembali mendatangi Bareskrim untuk menanyakan perkembangan laporan tersebut ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber).
“Beliau meminta kami untuk menanyakan karena sudah dilaporkan ke Siber, dan kami alhamdulillah diterima sangat baik sekali oleh Direktur Tindak Pidana Siber dan akan memproses ini dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku secepat-cepatnya,” katanya.
Baca Juga: Yandri Susanto Ungkap Alasan 10 Asosiasi Perangkat Desa Dukung MBG dan Kopdes
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- yandri susanto
- video hoaks
- kementerian desa pdt
- bareskrim polri
- mendes PDT
- KDKMP






Komentar (0)