MSCI membeberkan alasan mendepak saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes. Dalam pengumuman August 2026 Index Review pada 12 Agustus 2026, MSCI menyebut, rendahnya likuiditas saham GOTO berpotensi menyulitkan investor dalam mereplikasi kinerja indeks.
Saham GOTO diketahui terus diperdagangkan pada harga minimum Rp 50 per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.
MSCI menghapus GOTO dari MSCI Indonesia Investable Market Index dengan menetapkan harga sistem terendah sebesar 0,00001 dari mata uang harga saham tersebut sebagai dasar perhitungan indeks.
“Perlakuan terhadap Goto Gojek Tokopedia dalam indeks MSCI Global Investable Market sebagai bagian dari peninjauan indeks Agustus 2026,” tulis MSCI dalam pengumumannya, Kamis (13/8).
Harga saham GOTO anjlok 21,88% sepanjang tahun ini. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 57,03 triliun.
Sejumlah sekuritas sebelumnya sudah mewanti-wanti kemungkinan besar saham teknologi itu didepak dari indeks. Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Wilbert Arifin memproyeksikan dana pasif yang keluar mencapai sekitar Rp 1 triliun apabila GOTO keluar dari MSCI.
Nilai tersebut setara sekitar 20 miliar saham atau sekitar 2% dari kepemilikan asing di GOTO. Berdasarkan perhitungan Mirae Asset Sekuritas, kapitalisasi pasar indeks MSCI Indonesia berpotensi turun hingga 6%.





Komentar (0)