JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengendara kerap melawan arah di Jalan Outer Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (12/8/2026).
Berdasarkan pemantauan di lokasi sekitar pukul 21.05 WIB, sejumlah pemotor masih nekat melawan arus.
Jalan menikung yang berada di bawah flyover itu terlihat cukup lenggang meski masih ada yang melawan arah.
Hal itu pun dimanfaatkan salah satu warga, Seno, yang melawan arus karena ingin membeli makan.
“Karena mau beli makan doang. Kalau lewat sana kan jauh,” kata Seno kepada Kompas.com di lokasi, Rabu (12/8/2026).
Baca juga: Melihat Angkot Listrik M06 Kp Melayu-Gandaria, Kabin Luas dan Dilengkapi AC
Seno mengakui bahwa melawan arus dilakukan berbahaya bagi dirinya.
“Ya, memang bahaya banget, tapi kalau lagi ramai, justru saya enggak berani melawan arus, kalau lagi sepi (jalan) baru saya berani,” tutur dia.
Dikatakannya, ia dari rumahnya di kawasan dekat Stasiun Rawa Buaya sudah biasa melawan arus biasanya saat malam hari.
“Ya paling kalau mau cari makan kayak gini. Kalau lagi ramai jalanan, saya mah agak takut juga,” ucap dia.
Salah satu pemotor yang melawan arah, Agus mengaku sengaja melawan arah karena tidak mau memutar lebih jauh sekitar 70 meter dan jalan juga macet.
“Kalau memutar saya jauh, sudah gitu macet, ya jadinya melawan arus. Jalan pelan-pelan,” katanya.
Baca juga: Area Sekitar Stasiun Tanah Abang Disebut Rawan Copet dan Pemalakan, Benarkah?
Agus mengaku baru saja pulang bekerja di kawasan Cengkareng dan hendak pulang ke rumah di kawasan Puri, Kembangan.
Adapun sebelumnya, konten kreator ribut dengan warga usai memberhentikan pengendara lawan arah putar balik di Jalan Outer Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026) siang.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, memperlihatkan keributan terjadi antara warga sekitar dengan sejumlah orang yang merupakan konten kreator.
Komentar (0)