Penjualan Mobil Juli Tembus 81.100 Unit, Merek Non-Astra Tumbuh 45 Persen

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Angka tersebut tumbuh 33 persen secara tahunan dan naik 5 persen secara bulanan.

Penjualan Mobil Juli Tembus 81.100 Unit, Merek Non-Astra Tumbuh 45 Persen (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil nasional secara wholesales mencapai 81.100 unit pada Juli 2026.

Angka tersebut tumbuh 33 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dan 5 persen secara bulanan (month-on-month/MoM).

Baca Juga:
GAIKINDO dan Bosch Indonesia Pamerkan Teknologi Keselamatan Otomotif di GIIAS 2026

Dengan realisasi tersebut, total wholesales mobil nasional sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai 517.700 unit, naik 18 persen YoY. Ini setara dengan 61 persen dari target penjualan mobil nasional 2026 yang ditetapkan Gaikindo sebesar 850.000 unit.

Realisasi tersebut juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan mobil baru mencapai 54 persen dari target tahunan 2025.

Baca Juga:
GAIKINDO Targetkan 11.000 Pengunjung di Pameran Kendaraan Komersial GIICOMVEC 2026

Stockbit menilai, pertumbuhan tahunan penjualan mobil memang turut dipengaruhi efek low base karena penjualan pada kuartal II hingga kuartal III-2025 relatif rendah. Namun secara absolut, penjualan Juli 2026 masih menunjukkan kinerja yang solid.

Sebagai pembanding, penjualan bulanan sepanjang 2025 tidak pernah mencapai 80.000 unit, kecuali pada Desember yang terdorong penjualan one-off VinFast untuk kebutuhan armada.

Baca Juga:
Penjualan Mobil Juni Tumbuh 32 Persen, Purbaya: Bukti Permintaan dan Daya Beli Terjaga

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menilai, tren positif penjualan kendaraan bermotor tersebut menunjukkan adanya peningkatan daya beli masyarakat. Gaikindo juga masih mempertahankan target penjualan mobil nasional 2026 sebanyak 850.000 unit.

Penjualan Non-Astra Tumbuh Lebih Kencang

Berdasarkan merek, penjualan dari kelompok Astra International (ASII) maupun non-Astra sama-sama mencatat pertumbuhan positif pada Juli 2026.

Baca Juga:
Menperin Yakin Penjualan Mobil Tembus 850 Ribu Unit pada 2026

ASII membukukan wholesales sebanyak 39.100 unit pada Juli 2026, naik 23 persen YoY, meski turun 3 persen secara bulanan. Dengan demikian, total wholesales ASII sepanjang tujuh bulan pertama 2026 mencapai 261.400 unit, tumbuh 12 persen YoY.

Sementara itu, merek non-ASII mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dengan penjualan 42.000 unit pada Juli 2026. Angka tersebut naik 45 persen YoY dan 12 persen MoM.

Baca Juga:
XPENG Pamerkan Konsep Mobil Masa Depan GX dan The Next P7 di GIIAS 2026, Begini Fiturnya

Secara kumulatif, wholesales non-ASII hingga Juli 2026 mencapai 256.300 unit, tumbuh 26 persen YoY.

Pertumbuhan kelompok non-ASII terutama didorong oleh Mitsubishi yang naik 24 persen YoY, BYD dan Denza yang tumbuh 45 persen, serta kelompok merek lainnya (others) yang melonjak 156 persen.

Stockbit mencatat sejak April 2026, kelompok others konsisten membukukan penjualan bulanan lebih dari 10.000 unit. Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya kontribusi merek-merek baru terhadap pasar otomotif nasional.

Penjualan Motor Capai Level Tertinggi Sejak 2014

Penguatan juga terjadi pada segmen sepeda motor. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor domestik mencapai 636.000 unit pada Juli 2026.

Penjualan tersebut tumbuh 8% YoY dan 23% MoM, sekaligus menjadi level bulanan tertinggi sejak Oktober 2014.

Dengan capaian tersebut, penjualan motor domestik hingga Juli 2026 mencapai sekitar 3,8 juta unit atau tumbuh 2 persen YoY. Realisasi ini setara dengan 56-59 persen dari target penjualan motor 2026 yang ditetapkan AISI.

Menurut Stockbit, solidnya wholesales mobil pada Juli menunjukkan kondisi permintaan yang kuat dan bukan sekadar akibat perbedaan waktu distribusi kendaraan menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Hal tersebut tercermin dari penjualan ritel yang juga tumbuh 23 persen YoY menjadi 77.400 unit pada Juli 2026.

Efek low base pada penjualan mobil diperkirakan masih berlanjut hingga September 2026. Dengan momentum penjualan yang terus menguat, Stockbit menilai realisasi penjualan mobil nasional sepanjang 2026 berpotensi melampaui target Gaikindo sebesar 850.000 unit.

Tren positif industri otomotif tersebut juga berpotensi menjadi sentimen positif bagi sejumlah emiten terkait. Pada segmen mobil, saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) berpotensi mendapatkan katalis dari peningkatan penjualan.

Sementara pada segmen sepeda motor, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berpotensi turut diuntungkan.

Adapun untuk ASII, pergerakan saham perseroan dalam waktu dekat lebih banyak dipengaruhi oleh dinamika kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR).

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jaksa: Surat Keputusan Yaqut Terkait Kuota Haji Tambahan Dibuat Backdated
• 23 jam lalu
0
thumb
Manfaat Minum Matcha untuk Kesehatan Kulit
• 4 jam lalu
0
thumb
Respons Istana soal Kabar Pratikno Sakit dan Mundur dari Menko PMK
• 23 jam lalu
0
thumb
Bantah Semua Dakwaan Jaksa, Eks Menag Yaqut: Saya Tak Pernah Terima Rp1 pun | SAPA MALAM
• 13 jam lalu
0
thumb
4 Jam Periksa Rudy Tanoe, KPK Usut Penyaluran Bansos 2020 Tak Sesuai Kontrak
• 14 menit lalu
0
Berhasil disimpan.