Rinaldi Umar Batal Dilantik Jadi Dirdik Jampidsus, Ini Alasan Kejagung

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan, alasan Rinaldi Umar batal dilantik sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus karena alasan pengalaman.

"Karena kebutuhan, kebetulan kan yang bersangkutan itu baru. Pak Rinaldi, jadi yang dicari yang untuk Dirdik ini kan harus yang berpengalaman, yang matang," ungkap Anang saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Mutasi Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi Tinggalkan Kursi Dirdik Jampidsus

Setelah dievaluasi, Anang menambagkan, sosok Saiful Bahri dinilai lebih berpengalaman, salah satunya dalam ranah penyidikan.

"Kebetulan yang diangkat Pak Saiful Bahri ini kan mantan Kajati, pernah di penyidikan, dan sedangkan Pak Rinaldi sendiri kan lebih banyak di luar," ujarnya.

Baca juga: Marcella Santoso Perintahkan Buzzer Buat Konten Serang Jaksa Agung hingga Dirdik Jampidsus

Dalam konteks ini, Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin resmi melantik Saiful Bahri Siregar sebagai Dirdik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus pada Selasa (11/8/2026).

Setelah pembatalan ini, Rinaldi Umar akan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Baca juga: Kejagung Lelang Barang Sitaan Jampidsus di Era Febrie Ardiansyah

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara, jabatan Dirdik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus sebelumnya diemban oleh Syarief Sulaeman Nahdi.

Kini, Syarief Sulaeman Nahdi dipercaya menjabat sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gema Selawat di Ruang Sidang Jelang Sidang Perdana Gus Yaqut
• 13 jam lalu
0
thumb
KRP rawat tradisi dan perjuangan Reyog jadi warisan budaya dunia
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Fokuskan Penanganan Karhutla di Enam Provinsi Prioritas
• 1 jam lalu
0
thumb
[Foto] Sidang Kasus Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 M
• 1 jam lalu
0
thumb
Sahroni Minta Polri Tingkatkan Sweeping Kelab Malam Demi Membendung Peredaran Narkoba
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.