Sosok Saepul Pelaku Mutilasi: Pernah Masuk TV hingga Dagang Piscok

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Depok -

Sosok Saepul (26), pelaku pembunuhan dan mutilasi pria berinisial K (51) di sebuah kontrakan di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) kian terungkap. Saepul ternyata pedagang pisang cokelat (piscok) di Stasiun Pondok Cina hingga pernah mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu stasiun TV.

Sebagai informasi, Saepul membunuh pria K yang dikenal melalui aplikasi komunitas penyuka sesama jenis, di kontrakannya daerah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026. Saepul kemudian memutilasi jasad K dan membuang potongan kaki ke Kali Licin, Depok.

Jasad korban dimasukkan ke dalam karung. Karung isi mayat itu sudah teronggok di tanah kosong di Depok sejak 24 Juli 2026. Warga tak ada yang menyangka karung tersebut berisi jenazah manusia, sampai akhirnya pada Selasa, 4 Agustus warga berinisiatif membakar karung yang dikiranya berisi sampah.

Baca juga: Pencarian Kaki Korban Mutilasi Depok Setelah 3 Pekan Terlewati

Saepul Ikut Ajang Pencarian Bakat

Rekaman video lama memperlihatkan sosok Saepul masuk layar kaca ketika ikut sebuah program televisi dalam ajang pencarian bakat. Dalam rekaman video viral itu, Saepul mengaku ikut ajang pencarian bakat itu untuk membantu meringankan ibunya yang berjualan sayuran di pasar. Pernyataan Saepul saat itu membuat penonton terharu.

detikcom mengonfirmasi terkait video tersebut ke Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara. Dimitri membenarkan bahwa Saepul pernah mengikuti sebuah ajang pencarian bakat.

"Betul, itu dia. Ada di akun TikTok dia juga," kata Dimitri, Jumat (7/8).

Dimitri mengatakan, Saepul pernah menjadi tenaga pengajar di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Pandeglang, Banten. Karena itu, dia melarikan diri ke Pandeglang setelah membunuh dan memutilasi pria K.

"Menurut pengakuan Tersangka, sempat jadi guru matematika di sekolah SMP di Pandeglang, Banten, tetapi sudah tidak," imbuhnya.

Baca juga: Polisi: Saepul Rencanakan Bunuh Pria di Depok demi Kuasai Harta Korban




(wnv/ygs)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IPW Minta Bareskrim Evaluasi Prosedur Penanganan Perkara PT ARA di Maluku Utara
• 19 jam lalu
0
thumb
Veteran Seroja Menanti Sentuhan Pemerintah...
• 4 jam lalu
0
thumb
Mendag Dorong Pembahasan Perluasan Akses Pembiayaan UMKM di BRICS TMM
• 17 jam lalu
0
thumb
Kupas Tuntas Skema Battery as a Service Polytron G3, Apa Untungnya?
• 22 jam lalu
0
thumb
Viral Tim Awkarin Jemput Bola Hubungi Brand, Sang Influencer: In This Economy Kenapa Harus Malu?
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.