Grid.ID – Nama selebgram Karin Novilda atau dikenal sebagai Awkarin kembali menjadiperbincangan hangat di media sosial. Bukan karena kontroversi, melainkan karena aksi "jemput bola" yang dilakukan timnya.
Meski sudah menyandang status sebagai salah satu top influencer di Indonesia, Awkarin terungkap tetap aktif mencari peluang kerja sama dengan brand. Hal ini terungkap saat seorang netizen menanyakan kebenaran sebuah pesan singkat di platform marketplace yang mengatasnamakan tim admin Awkarin.
Sempat Dikira Modus Phishing
Seorang pengguna Threads dengan akun @snapbycrln mengunggah tangkapan layar percakapan dari akun "awkarin97". Dalam pesan tersebut, seorang admin bernama Thalitha menawarkan kerja sama untuk mempromosikan produk melalui fitur spill link Shopee yang diklaim memiliki performa klik dan penjualan yang tinggi.
Karena maraknya modus penipuan, netizen tersebut ragu.
"Halo Kak, ini beneran timnya yang ngechat via Shopee? Soalnya suka ada yang tipu-tipu minta kontak, udah dikasih terus ngirim rate via link, ternyata link phishing," tanya netizen tersebut.
Tak butuh waktu lama, Awkarin langsung memberikan klarifikasi lewat akun resminya. Ia membenarkan bahwa pesan tersebut memang berasal dari timnya.
"Iyes betul itu dari team aku, untuk akun Shopee aku hanya di: awkarin97 ya teman-teman. Team aku memang bekerja nggak hanya nunggu bola tapi juga ngejar bola, siapa tau memang ada kerjasama yang bisa kita kerjakan," tulis Karin seperti dikutip Grid.ID, Minggu (9/8/2026).
Karin menegaskan bahwa akun resminya di Shopee hanya satu, yaitu awkarin97, guna menghindarkan para pelaku usaha dari upaya penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
Pesan Menohok Soal Gengsi
Selain mengonfirmasi, Karin juga membagikan pandangan bisnisnya yang cukup menohok sekaligus inspiratif bagi para pejuang cuan di masa kini. Menurutnya, tidak ada ruang untuk rasa malu jika tujuannya adalah mencari rezeki yang halal.
"In this economy kenapa harus malu kalo memang harus reach out duluan, namanya nyari duit, selagi masih halal, gue gak liat salahnya dimana," tegasnya.
Pernyataan ini seolah mematahkan stigma bahwa influencer besar hanya duduk manis menunggu tawaran endorsement masuk. Karin membuktikan bahwa proaktif adalah kunci bertahan di industri kreatif yang semakin kompetitif.
Unggahan ini pun menuai berbagai respons. Salah satu pelaku UMKM yang pernah dihubungi tim Karin ikut berkomentar. Meski merasa bangga karena dilirik oleh tim sang selebgram, ia mengakui adanya kendala biaya.
"Toko ku salah satu yang dihubungin oleh team kak karin di shopee, tapi jujur aja menurutku harganya kurang masuk untuk UMKM seperti aku yang masih merintis," tulis akun @phutput_.
Meski begitu, aksi "jemput bola" Awkarin ini banyak dipuji netizen sebagai contoh hustle culture yang positif. Karin menunjukkan bahwa seberapa besar pun nama seseorang, sikap rendah hati untuk menawarkan jasa dan kerja keras tetap menjadi hal yang utama. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)