JAKARTA, DISWAY.ID - Sejumlah sektor usaha masih menjadi tumpuan utama dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi lapangan usaha dengan jumlah pekerja terbesar pada Mei 2026.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah penduduk yang bekerja pada Mei 2026 mencapai 148,19 juta orang.
BACA JUGA:Kata Siapa Banyak Pengangguran? BPS Klaim Angkatan Kerja Naik, Pasar Kerja Mulai Membaik
Dari jumlah tersebut, sebanyak 42,60 juta orang bekerja di sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Angka itu setara dengan 28,75 persen dari total penduduk yang bekerja di Indonesia.
Besarnya penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut menunjukkan bahwa sektor berbasis sumber daya alam masih memiliki peran penting dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Selain sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, data BPS juga menunjukkan adanya penyerapan tenaga kerja di berbagai lapangan usaha lainnya.
BACA JUGA:Pengangguran Turun, Airlangga Sebut Serapan Tenaga Kerja Naik 15 Persen
Namun, dalam data yang disampaikan BPS, sektor dengan jumlah tenaga kerja terbesar yang secara spesifik disebutkan adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Sementara itu, secara keseluruhan jumlah penduduk bekerja pada Mei 2026 mengalami peningkatan sebanyak 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.
Kenaikan jumlah pekerja tersebut menjadi salah satu indikator yang menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasar kerja Indonesia.
BACA JUGA:Sukses Tekan Angka Pengangguran, Kota Magelang Raih Penghargaan dari Kemendagri
Di sisi lain, jumlah pekerja formal juga mengalami peningkatan. Pada Mei 2026, penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 60,31 juta orang atau sekitar 40,70 persen dari total pekerja.
Jumlah tersebut meningkat 0,12 persen poin dibandingkan Februari 2026.
- 1
- 2
- »





Komentar (0)