Lima Jamban Dibangun di Tiga Kecamatan, TMMD Bone Sasar Sanitasi Warga Desa

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1407/Bone tak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan. Kebutuhan sanitasi dasar warga di wilayah pedesaan juga menjadi perhatian melalui pembangunan lima titik jambanisasi yang tersebar di tiga kecamatan.

Lima fasilitas tersebut kini telah rampung 100 persen dan siap dimanfaatkan masyarakat. Pembangunannya tersebar di Kelurahan Maroanging, Kecamatan Awangpone, Desa Langi, Kecamatan Bontocani, serta Dusun Samaenre, Kecamatan Kajuara.

Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan jambanisasi merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diarahkan untuk membantu meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.

Menurut dia, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) tidak berhenti pada penyediaan bangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mendorong masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Program jambanisasi ini bukan hanya membangun fasilitas MCK, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat. Kami berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan dan dirawat bersama,” kata Laode Muhammad Idrus saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Agustus 2026.

Lima titik jambanisasi itu terdiri atas satu titik di Kelurahan Maroanging, Kecamatan Awangpone, dua titik di Desa Langi, Kecamatan Bontocani, dan dua titik di Dusun Samaenre, Kecamatan Kajuara.

Pengerjaan dilakukan personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Proses pembangunan dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong hingga seluruh sasaran dinyatakan selesai.

Laode mengatakan, fasilitas sanitasi merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat. Ketersediaan sanitasi yang layak dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus mengurangi risiko penyakit yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.

“Seluruh sasaran fisik TMMD dikerjakan dengan semangat gotong royong. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah,” ujarnya.

Program jambanisasi menjadi salah satu bagian dari sasaran fisik TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone. Selain sanitasi, Satgas TMMD juga mengerjakan sejumlah pembangunan lainnya, termasuk pembukaan dan peningkatan jalan serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Bagi warga, keberadaan fasilitas MCK yang dibangun melalui program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan sanitasi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Salah seorang warga Desa Langi, Ahmad, 47, mengaku bersyukur desanya menjadi salah satu lokasi pembangunan jambanisasi. Menurut dia, fasilitas tersebut membantu warga yang sebelumnya belum memiliki akses MCK yang memadai.

“Selama ini masih ada warga yang kesulitan mendapatkan fasilitas MCK yang layak. Kami berterima kasih kepada TNI karena pembangunan ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Ahmad berharap fasilitas yang telah dibangun tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat bersama oleh warga. Dengan begitu, manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (an)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkes sesalkan komentar nirempati tenaga kesehatan di medsos
• 23 jam lalu
0
thumb
Peredaran Obat Keras Senilai Rp230 M Digagalkan, Sahroni: Dalangnya Harus Diungkap
• 13 jam lalu
0
thumb
Malapetaka Menghantam Amerika, Ratusan Sudah Jadi Korban
• 46 menit lalu
0
thumb
Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan soal Temuan Ratusan Senjata di Sekolah
• 9 jam lalu
0
thumb
Meta Disanksi Rp10 Triliun Lebih oleh Hakim New Mexico karena Dinilai Rusak Mental Anak
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.