Bandingkan Data PISA Tiap Negara, Prabowo: Kemampuan Baca Indonesia Masih di Bawah Singapura

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menyoroti capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA) yang masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan maupun anggota OECD.

Hal itu disampaikan Prabowo saat bertemu dengan 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Merdeka, Kamis, 6 Agustus 2026.

Prabowo menyebut hasil survei internasional tersebut menjadi fakta yang harus diterima meski terasa tidak menyenangkan.

BACA JUGA:Diikuti 9.184 ASN, Pemko Pekanbaru Raih Rekor MURI Membaca Surah Al-Mulk Serentak

"Kadang-kadang fakta menyakitkan. Katanya sekarang ada suatu survei namanya PISA, yang membandingkan kualitas pendidikan berbagai negara," kata Prabowo.

Ia pun membandingkan skor kemampuan membaca Indonesia yang masih berada di bawah sejumlah negara, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Jepang, Singapura, serta rata-rata negara anggota OECD.

"Kita termasuk tidak terlalu bagus. Skor PISA membaca kita hanya sedikit di atas Filipina. Kita masih di bawah Thailand, di bawah Malaysia, di bawah Vietnam, di bawah rata-rata OECD, di bawah Jepang, di bawah Singapura," ujarnya.

BACA JUGA:Literasi Jadi Prioritas, Dispusipda Jabar Perluas Akses Membaca bagi Masyarakat

Meski demikian, Prabowo menilai perbandingan dengan Singapura perlu dilihat secara proporsional mengingat perbedaan skala dan tantangan yang dihadapi kedua negara.

"Kalau Singapura saya enggak terlalu khawatir. Hanya negara lima juta, satu kota. Menteri Pendidikan Singapura itu sebetulnya enggak bisa dibandingkan dengan Menteri Pendidikan Indonesia," ujar dia.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sekitar 388 ribu sekolah yang tersebar hingga daerah pegunungan, pulau-pulau terluar, dan wilayah terpencil sehingga tantangan pemerataan pendidikan jauh lebih kompleks.

"Indonesia punya 388.000 sekolah. Ada di tengah gunung, ada di pulau terluar. Jadi bagaimana memberi pendidikan yang terbaik untuk Indonesia?" ucapnya.

BACA JUGA:Bacaan Doa Niat Mandi Sunnah Idul Adha 2026, Lengkap Tata Cara dan Waktu Membaca

Ia mencontohkan sulitnya pengawasan sekolah di wilayah kepulauan, seperti di Miangas, yang harus dijangkau oleh pemerintah daerah.

Namun, Prabowo menegaskan besarnya tantangan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menerima ketertinggalan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
OJK Catat 1.941 Layanan Konsumen, Fintech Masih Dominasi Pengaduan di Sulsel
• 22 jam lalu
0
thumb
War Ticket HUT RI Diikuti Peserta dari 14 Negara, Berikut Fakta Menariknya
• 17 jam lalu
0
thumb
ART Diduga Disekap di Kelapa Gading, KTP Ditahan hingga Diminta Uang
• 17 jam lalu
0
thumb
MPR Siapkan 3 Opsi Payung Hukum PPHN, Salah Satunya Amendemen UUD
• 15 jam lalu
0
thumb
Arsenal Sepakati Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle United
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.