New York: Bitcoin menguat tipis pada perdagangan Rabu waktu setempat di tengah meningkatnya optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz. Meski demikian, aset kripto terbesar di dunia itu masih bergerak dalam kisaran terbatas karena pelaku pasar tetap berhati-hati.
Mengutip Investing.com, Kamis, 6 Agustus 2026, harga bitcoin naik 0,8 persen menjadi USD64.829,1. Pergerakan bitcoin terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global yang dipicu harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Pergerakan bitcoin dipengaruhi laporan Axios yang menyebut Amerika Serikat tengah bernegosiasi dengan Iran melalui mediasi Oman untuk membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Sejumlah pejabat Amerika Serikat menyatakan kesepakatan semakin dekat.
Presiden AS Donald Trump juga menyampaikan optimisme terhadap proses negosiasi tersebut. "Kesepakatan mengenai Hormuz sudah dekat," kata Trump dalam wawancara.
Di sisi lain, media Iran melaporkan proses negosiasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Pemerintah Iran menegaskan komunikasi dengan Amerika Serikat dilakukan melalui mediator di Oman.
Harapan tercapainya kesepakatan tersebut mendorong penurunan harga minyak dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko (risk-on). Namun, dampaknya terhadap pasar kripto masih relatif terbatas.
Baca Juga :
Bergerak Terbatas, Bitcoin Masih Bertahan di Level USD64 RibuMeski sentimen pasar membaik, sebagian investor masih memilih saham-saham teknologi, khususnya sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dibandingkan aset kripto.
Minat tersebut didorong oleh kinerja keuangan sejumlah perusahaan teknologi yang melampaui ekspektasi dalam musim laporan keuangan kuartal II, serta aksi beli setelah koreksi tajam sektor teknologi pada Juli.
Di sisi lain, pasar kripto masih dibayangi dampak peretasan berskala besar yang terjadi baru-baru ini dan aksi jual dari sejumlah perusahaan yang memiliki kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar.
Arus dana ETF Bitcoin mulai meningkat
Sentimen terhadap bitcoin juga mendapat dukungan dari meningkatnya arus masuk dana ke produk spot Bitcoin Exchange Traded Fund (ETF).
Sepanjang Agustus, ETF Bitcoin mencatat arus masuk dana sebesar USD381,6 juta, lebih tinggi dibandingkan USD172,4 juta pada Juli. Peningkatan ini terjadi setelah dua bulan sebelumnya industri ETF Bitcoin mengalami arus keluar dana dalam jumlah besar.
Meski demikian, kinerja bitcoin sepanjang 2026 masih tertekan. Harga aset digital tersebut masih berada sekitar 50 persen di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Oktober tahun lalu.
Dari sisi korporasi, perusahaan penerbit stablecoin USDC, Circle, membukukan kinerja keuangan yang lebih baik pada kuartal II 2026. Pendapatan perusahaan didorong meningkatnya penggunaan USDC oleh pelaku bisnis dan institusi di luar aktivitas perdagangan kripto.
Peredaran USDC naik 19 persen secara tahunan menjadi USD73,3 miliar, sedangkan volume transaksi on-chain melonjak 151 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan dari cadangan aset meningkat 7 persen menjadi USD701,3 juta hingga akhir Juni. Circle juga membukukan laba bersih USD0,18 per saham, sedikit di atas proyeksi analis sebesar USD0,17 per saham.
(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
Aset kripto bergerak beragam
Pergerakan aset kripto lainnya cenderung bervariasi mengikuti bitcoin. Berikut selengkapnya:
- Ethereum menguat 2 persen menjadi USD1.910,60.
- XRP melemah 0,8 persen.
- Cardano turun 1,7 persen.
- Solana naik 0,2 persen.
- BNB naik 0,4 persen.
- Dogecoin turun tipis 0,1 persen.
- Token TRUMP melemah 0,9 persen.





Komentar (0)