Ramai Data Anak Diduga Dicatut di Dapodik, Ini Cara Cek dan Melaporkannya

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ramainya laporan orang tua di media sosial Threads yang mengaku data anaknya dicatut dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) memicu kekhawatiran masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, orang tua diimbau memastikan data anak yang tercatat dalam sistem Dapodik serta segera melapor apabila menemukan ketidaksesuaian.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyediakan sejumlah kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat jika menemukan dugaan pencatutan data. Kanal tersebut meliputi:

  • WhatsApp: 0812-18040427
  • Email: [email protected]
  • Website: https://ult.kemendikdasmen.go.id
  • Layanan langsung: Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen, Gedung C Lantai 1 (Dasar), Kompleks Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10270.

Kemendikdasmen juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan hotline 177 apabila membutuhkan informasi maupun tindak lanjut atas persoalan data peserta didik.

"Jika menemukan ketidaksesuaian data atau memiliki pertanyaan, segera hubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen melalui hotline 177 untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut, ya!" tulis akun Instagram @kemendikdasmen pada Rabu (5/8/2026).

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, orang tua juga disarankan mengecek Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) anak secara berkala. NISN merupakan identitas unik setiap siswa dan menjadi penanda bahwa peserta didik telah terdaftar dalam Dapodik.

Pengecekan NISN dapat dilakukan melalui laman resmi Kemendikdasmen dengan langkah sebagai berikut:

  1. Buka laman https://nisn.data.kemendikdasmen.go.id/.
  2. Pilih menu "Formulir Pencarian".
  3. Klik tipe pencarian "Berdasarkan Nama".
  4. Masukkan nama lengkap siswa, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung.
  5. Klik "Cari Data Siswa".
  6. Sistem akan menampilkan informasi seperti NISN, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, serta status peserta didik pada satuan pendidikan.

Baca Juga: Pasien BPJS Kesehatan Dirundung Nakes, Ini Janji Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Pengecekan data NISN penting dilakukan karena berkaitan dengan berbagai layanan pendidikan. Selain menunjukkan status peserta didik, data tersebut juga menjadi syarat dalam pengajuan Program Indonesia Pintar (PIP), beasiswa, proses kelulusan, hingga pencetakan ijazah.

Apabila hasil pengecekan menunjukkan adanya data yang tidak sesuai, orang tua maupun siswa disarankan segera menghubungi admin atau operator sekolah yang mengelola Dapodik agar permasalahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok Kenal Lewat Media Sosial, Bertemu di Kontrakan hingga Berujung Cekcok
• 17 jam lalu
0
thumb
Fadli Zon Tanggapi Soal Kabinet Bayangan: Silahkan Kritik, Asal Punya Dasar Kuat
• 3 jam lalu
0
thumb
Titik panas meningkat, BNPB gelar operasi modifikasi cuaca di Sumsel
• 15 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam 5 Agustus 2026 Turun Rp4.000, Cek Daftar Lengkapnya
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Salurkan Rp20,5 Triliun untuk Stabilkan Fiskal Daerah
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.