Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Sosial menangguhkan 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako yang terindikasi melakukan transaksi judi online berdasarkan hasil pemadanan data dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari jumlah tersebut, 794.475 KPM juga merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk sementara penyaluran bantuan ke mereka ditangguhkan sambil menunggu proses verifikasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat Konferensi Pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, hari ini.

"Ada 1.494.652 keluarga penerima manfaat yang terindikasi judi online, berdasarkan data yang kami terima dari PPATK. Hari-hari ini kita sedang menelusuri dan mendalami," kata Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).

Baca juga: Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Menurutnya, jumlah tersebut meningkat dibandingkan hasil pemadanan data pada 2025 yang menemukan hampir 600 ribu KPM terindikasi memiliki transaksi terkait judi online.

Dia menjelaskan dari 1.494.652 KPM penerima Program Sembako yang terindikasi memiliki transaksi judi online, 794.475 KPM di antaranya juga tercatat sebagai penerima PKH. Kemensos kini melakukan penelusuran dan verifikasi lebih lanjut terhadap data tersebut. Hasil pendalaman ditargetkan dapat dipetakan pada pekan depan.

"Kita sekarang sedang telusuri, mungkin minggu depan paling tidak kita sudah punya gambaran lebih jauh tentang hasil penelusuran. Nanti akan kita lihat dan akan kita sampaikan hasilnya," jelas Gus Ipul.

Kemensos juga akan melakukan pendalaman bersama PPATK dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memastikan apakah penerima manfaat tersebut terbukti menyalahgunakan bantuan sosial. Proses verifikasi tersebut juga menjadi bagian dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan sosial tepat sasaran.

Baca juga: Kemensos Kirim Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor di Kota Padang

"Mungkin mereka sudah tidak memenuhi kriteria untuk menerima bantuan sosial. Buktinya bantuan sosial digunakan untuk judi online. Maka itu kita dalami terus, sekaligus sebagai bagian dari pemutakhiran data," tutur dia.

Selain melakukan verifikasi, Kemensos terus memperkuat edukasi kepada keluarga penerima manfaat melalui pendamping PKH dan pendamping sosial. Edukasi dilakukan agar bantuan sosial digunakan sesuai peruntukannya serta meningkatkan literasi digital masyarakat agar tidak menyalahgunakan maupun membiarkan rekeningnya dimanfaatkan pihak lain untuk aktivitas yang melanggar hukum.

"Jangan sembarangan, misalnya diajak (atau) dimanfaatkan orang lain rekeningnya. Ini terus kita lakukan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan kepada KPM lewat pendamping-pendamping sosial. Ini kita lakukan terus-menerus," tutup Gus Ipul.




(anl/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rumah Don Ritto di Bandung Digeledah Kejagung, Temukan Dokumen Terkait Kasus Febrie
• 8 jam lalu
0
thumb
Berseteru dengan Sarwendah, Ruben Onsu Minta Maaf ke Anak: Ini Cara Ayah agar Bersama Kalian
• 19 jam lalu
0
thumb
KDM Tegur Camat di Bandung karena Marak Parkir & Tenda Liar: Malu Harusnya
• 11 jam lalu
0
thumb
Dirjen Yankes Soal Dokter Cibir Pasien BPJS, Ingatkan Tak Boleh Bedakan Pasien
• 16 jam lalu
0
thumb
Praperadilan Febrie: Minta Penyitaan 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Sentul Tak Sah
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.