Dirjen Yankes Soal Dokter Cibir Pasien BPJS, Ingatkan Tak Boleh Bedakan Pasien

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Azhar Jaya, menyatakan prihatin apabila percakapan yang viral di media sosial terkait dugaan penghinaan terhadap pasien BPJS Kesehatan benar-benar ditulis oleh dokter atau tenaga kesehatan.

Azhar menegaskan, tenaga medis tidak boleh membeda-bedakan pasien BPJS maupun non-BPJS.

Menurut dia, informasi yang beredar perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. Namun, apabila percakapan tersebut memang ditulis oleh dokter atau tenaga kesehatan, ia menilai hal itu patut disesalkan.

“Yang jelas jika tulisan itu betul dari dokter atau nakes, maka saya pribadi menyatakan prihatin karena seorang dokter dan nakes tidak boleh membeda-bedakan pasien BPJS atau non-BPJS,” kata Azhar dalam keterangan tertulis kepada kumparan, Rabu (5/8).

Azhar mengingatkan agar polemik tersebut dilihat secara utuh dan tidak hanya berfokus pada dugaan komentar tenaga medis yang beredar di media sosial.

Karena itu, Azhar ingin menelusuri lebih lanjut terkait peristiwa ini.

“Jangan hanya memuat satu sisi saja dokter atau nakes menghina pasien, tapi cek juga kira-kira kejadiannya di lapangan seperti apa sehingga mereka menulis seperti itu,” ujar Azhar.

Ia juga berharap dokter maupun tenaga kesehatan tidak mengumbar persoalan dengan pasien atau keluarganya, melalui media sosial maupun grup percakapan karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Saya juga berharap jika dokter atau nakes mendapat perlakuan yang tidak baik dari keluarga pasien, maka saya harap ini tidak diumbar melalui sosmed, WA group, dan lain-lain karena bisa menimbulkan mispersepsi jika keluar dan beredar di masyarakat,” tutup Azhar.

Sekilas Kasus

Media sosial tengah ramai membincangkan komentar-komentar atas unggahan @yurizaltrich di Threads yang menulis "8 jam belum dapat ruangan. Gamau spill RS-nya, soalnya gue pake BPJS."

Utas yang diunggah pada 22 Juli 2026 itu diwarnai oleh komentar negatif sejumlah orang yang belakangan diketahui merupakan dokter dan perawat.

Beberapa hari kemudian, seorang netizen yang mengaku sepupunya, mengabarkan bahwa pasien ini telah meninggal pada 31 Juli.

Dari penelusuran di media sosial, beberapa tenaga kesehatan yang turut memberi komentar negatif kemudian meminta maaf.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Zodiak yang Diprediksi Kurang Beruntung Sepanjang Agustus 202
• 7 jam lalu
0
thumb
Yang Diketahui Soal Penemuan Mayat Tanpa Kaki Dalam Karung di Depok
• 14 jam lalu
0
thumb
Timnas Malaysia Dihantam Kabar Buruk Jelang Laga Penentuan Piala AFF 2026
• 51 menit lalu
0
thumb
Jawab Keraguan EV, Polytron Tekankan Opsi Baterai dan Jaminan Buyback 70 Persen
• 23 jam lalu
0
thumb
Homeschooling Itu Bukan Nama Sekolah, Ini yang Sering Disalahpahami
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.