JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, berjanji akan memberikan dukungan terkait anggaran penanganan bencana kekeringan akibat kemarau panjang.
Bahtra menyampaikan hal itu dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (5/8/2026), yang membahas kekeringan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
“Tentu kami dari DPR akan terus men-support terkait soal anggaran yang berkaitan dengan ketersediaan pangan, ketersediaan air bersih, terus kemudian kalau perlu memang tadi misalnya dibutuhkan soal rekayasa cuaca ini,” tuturnya.
Meski demikian, ia menekankan perlu ada data pasti tentang daerah yang saat ini sedang bersiap memanen sawah dan berpotensi terdampak kekeringan.
Baca Juga: Kepala Stasiun Klimatologi Jateng Bahas soal Prediksi Kemarau 2026, Apa Dampaknya?
“Tetapi kan tadi harus dihitung betul kalau misalnya memungkinkan terutama daerah-daerah yang sedang mempersiapkan panen-panen, dan mudah-mudahan tidak ada kegagalan panen itu harus disiapkan semua sehingga harus simultan ya bekerja samanya,” kata Bahtra.
Dalam dialog tersebut, pakar mitigasi bencana dari Fakultas Geografi UGM, Djati Mardiatno, mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kelaparan akibat kekeringan.
Ia menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan tentang langkah mitigasi yang harus segera dilakukan untuk menghadapi kekeringan saat ini.
“Jadi, langkah-langkah mitigasi yang bisa dilakukan, itu yang pertama itu adalah mengidentifikasi dampak-dampak yang berpotensi terjadi,” jelas Djati.
“Jadi kalau dampaknya itu adalah terhadap ini kebutuhan pangan tadi ya, maka tentu harus segera disiapkan pasokan untuk bahan pangan, yang itu nanti akan sangat diperlukan oleh masyarakat."
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- kekeringan
- kemarau panjang
- anggaran penanganan bencana
- Bahtra Banong
- Wakil Ketua Komisi II
- musim kemarau






Komentar (0)