Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan salam hangat kepada ratusan masyarakat yang menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Adapun acara tersebut akan mengawali rangkaian kegiatan di Bulan Kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Salam hangat dari Kepala Negara itu disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam sambutannya. Dia menyampaikan, Prabowo berhalangan untuk menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan.
"Izinkan saya menyampaikan salam hangat dan hormat dari bapak presiden RI, yang sesungguhnya beliau sangat bekeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini," kata Nasaruddin, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Baca Juga :
Polri Kerahkan 7.643 Personel Gabungan Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas"Tetapi insyaallah, mudah-mudahan tanpa mengurangi, karena beliau ada juga tugas kenegaraan yang sangat penting, dan beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," kata Nasaruddin.
Sebagai informasi, acara Zikir dan Doa Kebangsaan akan diisi dengan Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Selain pejabat negara, enam pemuka agama juga turut hadir dalam acara tersebut.
Diperkirakan ada 100 ribu peserta yang mengikuti acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas pada hari ini.
Adapun Polri mengerahkan 7.643 personel gabungan untuk pengamanan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut. Terdiri dari 3.675 personel Polda Metro Jaya, 1.143 personel Polres jajaran, 500 personel Korbrimob Polri, 200 personel Korsabhara Polri, 1.845 personel TNI, 145 personel Satpol PP. Selain itu ada 135 personel Dinas Perhubungan, termasuk petugas kendaraan derek.
Ratusan masyarakat menghadiri acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas. Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden.
Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI telah melakukan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan di lokasi tersebut. 19 kantong parkir disediakan bagi peserta yang hadir.
Sebelumnya, pemerintah menyiapkan sejumlah agenda kenegaraan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” serta dirancang secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian, lembaga, dan partisipasi masyarakat.
“Perayaan bulan kemerdekaan tahun ini dirancang secara kolaboratif melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga, serta juga melibatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya,” ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Jumat, 31 Juli 2026.





Komentar (0)