Budaya Nongkrong Dorong Konsumsi Teh Masyarakat Indonesia Meningkat

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Industri minuman berbasis teh di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin menggemari minuman segar menjadi salah satu faktor utama di balik meningkatnya permintaan terhadap produk teh, baik yang disajikan secara tradisional maupun dalam format modern.

Fenomena ini turut dirasakan oleh berbagai pelaku usaha di sektor minuman, termasuk jaringan waralaba minuman yang telah berdiri di Indonesia. Peningkatan minat konsumen terhadap produk berbahan dasar teh menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan penjualan di gerai-gerai minuman yang tersebar di seluruh Indonesia.

Franchise Manager Bingxue Indonesia, Keidrick, mengungkapkan kategori minuman teh masih menjadi salah satu produk unggulan konsumen karena memiliki daya tarik lintas generasi. Hal ini menandakan bahwa teh memiliki posisi kuat dalam industri minuman nasional.

"Teh merupakan minuman yang sudah sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Saat dikombinasikan dengan inovasi rasa, topping, dan penyajian yang lebih modern, daya tariknya semakin kuat. Kami melihat permintaan terhadap produk berbasis teh terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun," ujar Keidrick, Rabu, 29 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Kekayaan Para Pendiri Mixue Libas Mantan CEO Miliarder Starbucks


Menurut Keidrick, perkembangan industri minuman teh juga didukung oleh menguatnya budaya nongkrong dan konsumsi minuman siap saji di kalangan generasi muda maupun keluarga.

Konsumen saat ini tidak hanya mencari rasa yang enak, tetapi juga pengalaman menikmati minuman yang menyegarkan dengan harga terjangkau. Tren ini menjadi peluang besar bagi pelaku industri untuk terus berinovasi.

Lebih lanjut, Keidrick menjelaskan berbagai varian mampu menarik pelanggan baru sekaligus menjaga loyalitas pelanggan lama karena menawarkan cita rasa yang konsisten dan sesuai dengan preferensi pasar Indonesia.

"Minuman teh memiliki karakter yang fleksibel sehingga mudah dipadukan dengan berbagai varian buah, susu, maupun topping. Hal inilah yang membuat inovasi produk dapat terus berkembang mengikuti tren konsumen," katanya.

Para pelaku industri menilai potensi pasar Indonesia masih sangat besar mengingat budaya minum teh telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Mereka optimistis tren positif ini akan terus berlanjut seiring meningkatnya daya beli masyarakat dan berkembangnya industri food and beverage (F&B) secara keseluruhan.

Ke depan, pelaku industri diharapkan terus menghadirkan inovasi menu berbasis teh yang sesuai dengan selera konsumen lokal. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong perkembangan industri minuman teh di Indonesia dan memperkuat posisi teh sebagai minuman favorit masyarakat dari berbagai kalangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas Terima Audiensi KSP, Bahas Nataru 2026 hingga Optimalisasi ETLE
• 17 jam lalu
0
thumb
Minola Sebut Sarwendah Bahas Lelang Rumah untuk Memojokkan Ruben Onsu
• 18 jam lalu
0
thumb
Kasus Bupati Kuansing, KPK Dalami Uang yang Seharusnya Dikembalikan Menhut
• 2 jam lalu
0
thumb
KPK Periksa Geisz Chalifah Terkait Kasus Eks Bupati Kukar Rita Widyasari 
• 13 jam lalu
0
thumb
Bogor–Sukabumi, Saat Perjalanan Lebih Menarik daripada Tujuannya
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.