Malaysia nyaris jadi negara berpenghasilan tinggi versi Bank Dunia

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia saat ini hanya 7,1 persen di bawah ambang batas klasifikasi Bank Dunia sebagai kategori negara berpenghasilan tinggi, sementara perekonomiannya tumbuh 5,8 persen pada kuartal kedua (Q2) 2026, naik dari 5,4 persen yang tercatat pada Q1. Demikian disampaikan Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah Mohd Nasir.

Dalam peluncuran laporan bertajuk "Survei Ekonomi OECD: Malaysia 2026", Senin (27/7), Akmal mengatakan pemerintah akan memastikan momentum pertumbuhan ini dapat menghasilkan peningkatan produktivitas, lapangan kerja berkualitas, dan kenaikan pendapatan bagi warga Malaysia.

"Angka-angka ini memang menggembirakan, tetapi melampaui ambang batas tersebut bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah apakah pertumbuhan ini mampu menghasilkan upah yang lebih baik, lapangan kerja yang lebih berkualitas, dan daya beli yang lebih kuat bagi warga Malaysia," tutur Akmal.

Pemerintah Malaysia mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 pada kisaran 4-5 persen, yang didukung oleh permintaan domestik, investasi swasta, ekspor, serta industri berbasis teknologi seperti semikonduktor dan pusat data.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perang AS-Iran Makin Liar di Timteng, Drone Irak Serang Arab Saudi
• 10 jam lalu
0
thumb
ESSA Raup Laba Bersih USD30 Juta hingga Semester I-2026, Kinerja Ditopang Bisnis Amoniak
• 8 jam lalu
0
thumb
Dari Dua Ember hingga Bank Sampah, Ini Strategi Appi Bangun Budaya Kelola Sampah di Makassar
• 6 menit lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 17 jam lalu
0
thumb
Sentuhan Estetik Nicholas Saputra di Koleksi MONDIAL Precious Fire Terbaru
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.