Perang AS-Iran Makin Liar di Timteng, Drone Irak Serang Arab Saudi

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi serangan drone ke fasilitas minyak Arab Saudi. Pada gambar, citra satelit memperlihatkan kala rudal Houthi menyerang fasilitas minyak Saudi, Senin. Kini drone milisi Irak yang diduga terkait Iran menembakkan drone ke Saudi, meski berhasil dicegat militer kerajaan. (via REUTERS/EUROPEAN UNION/COPERNICUS SENTIN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah drone yang ditembakkan dari Irak menyerang Arab Saudi, Selasa waktu setempat. Sistem pertahanan udara kerajaan mengidentifikasi ancaman tersebut di fasilitas minyak Provinsi Timur dan menyebut berhasil mencegah serta menembak jatuh serangan itu.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Turki al-Maliki mengklaim drone diluncurkanoleh kelompok milisi Irak yang didukung Iran. "Arab Saudi memiliki hak sah untuk membela diri serta melindungi kemampuan nasionalnya, dan berhak memberikan tanggapan pada waktu dan tempat yang tepat," ujar al-Maliki melalui platform X, seperti dikutip Reuters, Rabu (29/7/2026).


Baca: Breaking: Timteng Masih Membara, Iran Kirim Serangan Mendadak ke AS

Insiden ini menjadi serangan kedua ke minyak Arab Saudi, dalam waktu kurang dari dua hari. Rentetan serangan tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Irak agar memastikan wilayahnya tidak digunakan sebagai titik peluncuran serangan ke negara tetangga.

Peristiwa itu juga berlangsung kala Iran berbicara dengan Arab Saudi soal penyelesaian Selat Hormuz, di tengah perang Teheran dengan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Iran sendiri sebelumnya berbicara dengan Oman, untuk bernegosiasi soal "kepemilikan" laut jalur perdagangan energi dunia tersebut.

Baca: Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Mal Meledak & Korban Bertambah

Menanggapi insiden ini, Perdana Menteri (PM) Irak Ali al-Zaidi memerintahkan penyelidikan menyeluruh. Ia menegaskan pemerintah Irak tidak akan membiarkan wilayah negaranya dimanfaatkan untuk melancarkan serangan terhadap negara lain.

"Kami tidak akan membiarkan wilayah Irak digunakan untuk melakukan serangan terhadap negara-negara tetangga," tegas Ali al-Zaidi.

Baca: Asia Siaga Perang Baru, Manuver 2 Tetangga Bermusuhan Mulai Memanas

Provinsi Timur merupakan pusat utama industri minyak Arab Saudi, yang menampung sebagian besar fasilitas produksi dan ekspor minyak kerajaan. Wilayah ini telah beberapa kali menjadi sasaran serangan drone maupun rudal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Arab Saudi selama ini kerap menuding kelompok-kelompok yang didukung Iran berada di balik serangan terhadap fasilitas energinya. Namun, Teheran secara konsisten membantah keterlibatan dalam berbagai serangan yang menyasar wilayah kerajaan tersebut.

Baca: Perang AS-Iran Makan Korban Baru: India

(tfa/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Houthi Blokade Laut Arab Saudi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Reno Kecelakaan, Febby Rastanty Malah Dinikahi Rangga Azof di Biarkan Hati Bicara
• 23 jam lalu
0
thumb
Megawati Bertemu Deputi PM Kamboja, Sedih Tiap Teringat Era Khmer Merah
• 21 jam lalu
0
thumb
Momen Haru Bocah 10 Tahun Kayuh Sepeda Jenguk Ayah Ditahanan | BERITA UTAMA
• 19 jam lalu
0
thumb
Gempa Jepang 7,1 Magnitudo: Korban Luka, Kerusakan, dan Imbauan WNI
• 12 jam lalu
0
thumb
Dari Nomor 7 Marselino hingga Nomor 9 Baker, Ini Pemilik Nomor Ikonik Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.