KPK-Kemendagri Akan Keliling ke 10 Wilayah Untuk Pencegahan Korupsi

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mendatangi 10 wilayah untuk melakukan pencegahan korupsi terhadap kepada daerah.

Dalam safarinya itu, akan dihadiri oleh Kepala Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sekretaris Daerah dan jajaran perangkat daerah lainnya.

"Kita akan datang ke 10 titik, 10 tempat," ucap Mendagri, Tito Karnavian, Jumat (24/7/2026).

Tito menungkapkan, pihaknya juga akan memonitor, mendeteksi, dan berusaha menginventarisir anggaran yang dirasa tidak efisien untuk diefisienkan.

"Tim dari Kemendari dan tim dari KPK akan bersama-bersama, disamping tentunya upaya penindakan tentunya menjadi hak domain dari penegak hukum khususnya KPK," ungkapnya.

Ia turut menyoroti soal berbagai sektor yang rawan terjadinya korupsi di antaranya, pekerjaan umum, pendidikan, kesehatan, keuangan, aset, pengadaan barang dan jasa, manajemen pemerintahan, manajemen sumber daya manusia, dan pelayanan publik.

"Mulai dari perencanaan, ada program titipan, ada pokir, pokir yang tidak selaras, proyek tanpa kebutuhan dibuat gitu. Kemudian ada penganggaran, pengadaan barang dan jasa," ujarnya.

"Kemudian pada saat pelaksanaannya kurang volume. Pada saat pembayaran. Kemudian juga ada manajemen ASN ini, di antaranya transaksional dalam jabatan, mutasi, dan lain-lain, disampaikan tadi," sambungnya.

Diharapkan, safari ini akan digelar secepatnya, rencananya dimulai pada pekan depan dengan meng-cover seluruh Provinsi serta Kabupaten se-Indonesia. (aha/aag)
 

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rugi Emas Lebih Sakit dari Untungnya? Psikolog Sebut Itu Bukan Lebay, Ini Penyebabnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Program Budi Daya Kambing Perah Sokong Peningkatan Perekonomian Masyarakat
• 7 jam lalu
0
thumb
Aset Keuangan Syariah Lampaui Rp1.000 Triliun, Pengamat Soroti Pendalaman Pasar
• 7 jam lalu
0
thumb
Purbaya Sebut Barantin Bakal Ikut Pantau Hasil X-Ray Bea Cukai
• 5 jam lalu
0
thumb
RI Defisit Ekspor USD1,6 Miliar, Kadin Indonesia Dorong Hilirisasi Demi Tingkatkan Daya Saing
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.