Amerika Rencanakan Serangan Besar-besaran ke Iran, Trump: Lebih Masif dari Operasi Epic Fury

wartaekonomi.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan melancarkan serangan militer berskala besar terhadap Iran. Operasi yang sedang dipertimbangkan itu disebut akan memiliki skala yang lebih masif dibandingkan serangan awal yang dilakukannya dalam Operasi Epic Fury.

Trump mengisyaratkan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dan keputusan hanya tinggal menunggu waktu. Laporan tersebut pertama kali disampaikan oleh Axios. Ia muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.

Baca Juga: Terlalu Dini Menganggap Dokter Tifa Sudah Menang di Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Kita Cermati...

"Saya sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran. Lebih besar daripada yang pernah terjadi sebelumnya. Saya sudah dekat untuk mengambil keputusan. Kami sudah siap untuk itu," kata Trump, dikutip Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, hingga kini sang presiden disebut belum mengambil keputusan final mengenai apakah operasi tersebut benar-benar akan dilaksanakan.

Namun pernyataan tersebut menunjukkan bahwa opsi militer masih menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan pemerintah dari Amerika Serikat ke Iran.

Trump, meski berbicara mengenai kesiapan operasi, tidak menjelaskan kapan keputusan akhir akan diambil ataupun kapan kemungkinan serangan akan dilaksanakan apabila ia akhirnya memberikan persetujuan.

Namun Trump menyinggung kemungkinan keterlibatan Israel. Menurutnya, Tel Aviv siap bergabung dalam waktu yang sangat singkat apabila mereka meminta dukungan.

"Israel akan bergabung dalam operasi yang diusulkan itu dalam dua menit jika saya memintanya," ujar Trump.

Namun demikian, Presiden Amerika itu menegaskan bahwa pihaknya pada dasarnya memiliki kemampuan untuk menjalankan operasi tersebut tanpa harus bergantung pada negara lain.

"Kami tidak membutuhkan siapa pun," tegasnya.

Pernyataan Trump kembali meningkatkan perhatian terhadap hubungan Amerika Serikat, Israel dan Iran. Opsi serangan militer yang lebih besar berpotensi memperluas eskalasi konflik apabila benar-benar direalisasikan.

Baca Juga: Tak Berakhir di Eksepsi, Jokowi Belum Selesai Kejar Urusan Perkara Ijazah dengan Dokter Tifa

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai pelaksanaan operasi baru tersebut. Pemerintah Amerika Serikat juga belum mengumumkan rincian target maupun bentuk operasi yang sedang dipertimbangkan untuk dilakukan ke Iran.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Purbaya: Panda Bond US$ 1 Miliar untuk Biayai Defisit APBN
• 18 jam lalu
0
thumb
Direktur Kemenhut Diperiksa KPK Usai Diduga Terlibat Korupsi Batu Bara
• 18 jam lalu
0
thumb
Jalan di Tangerang Rusak bak "Ketiban Meteor" Kerap Makan Korban
• 4 jam lalu
0
thumb
Aparat dan Masyarakat Diminta Bersatu Berantas Narkotika
• 1 jam lalu
0
thumb
Bintang OnlyFans Murka Foto AI Dirinya Berhijab Viral Hingga Disebut Jadi Mualaf
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.