TANGERANG, KOMPAS.com - Jalan Raya Cirarab, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, rusak parah seperti kejatuhan meteor.
Salah satu warga, Nati (45) mengatakan jalan rusak tersebut kerap memakan korban. Setiap hujan turun, bisa mencapai sekitar 30 motor yang jatuh.
"Saya sering membantu pengendara yang jatuh. Saya suka teriak buat hati-hati kalau lewat, soalnya pernah ada pengendara lagi bawa bayi terus jatuh, saya pegang bayinya. Adanya juga yang kepalanya bocor," jelas Nati saat ditemui Kompas.com di lokasi, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Jalan di Tangerang Rusak Parah bak Ketiban Meteor, Ini Penampakannya
Selain mengganggu pengguna jalan, lalu lintas truk pada malam hari juga menimbulkan getaran besar.
KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI Beton pada jalanan rusak di Jalan Raya Cirarab, Sukadiri, Kabupaten Tangerang, tampak bergeser dan timbul di badan jalan sehingga membahayakan bagi pengendara yang melintas.
Bahkan getaran yang muncul itu, ia rasakan hingga ke dalam rumah dan membuat rumah jadi retak.
"Kalau malam rasanya seperti gempa karena truk lewat terus," kata dia.
Dengan kondisi jalan yang memprihatikan itu, baik Dani maupun Nati, berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya agar tidak lagi bahaya.
"Kami cuma berharap jalan ini segera diperbaiki, minimal diratakan dulu supaya lebih aman dilalui. Enggak dibenerin total juga enggak apa-apa, yang penting dirawat, tidak dibiarkan kaya gini," ucap dia.
Baca juga: Pengakuan Satpam di Bundaran HI: Dimaki hingga Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard yang Melanggar
Sementara itu, suami Nati, Dani (55), mengatakan kerusakan jalan mulai terlihat sejak 2025 dan semakin parah setelah ruas tersebut kerap dilintasi truk bertonase besar.
"Awalnya jalannya rata dan bagus. Sejak mobil-mobil tronton lewat sini, jalannya cepat rusak," ujar Dani.
Truk tronton dengan 10 roda itu sering melintas di sepanjang Jalan Cirarab, Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Truk tronton itu melintas setiap malam, yakni mulai dari jam 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Bagi Dani yang tinggal tepat di tepi jalan rusak itu menilai secara jam operasional, truk tronton tersebut sudah mengikuti aturan yang tertulis.
KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI Patahan dari retakan beton di Jalan Raya Cirarab, Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Namun, menurut dia, jalanan yang memiliki lebar sekitar lima meter itu, dianggap tidak layak untuk dilewati truk tronton.
"Di sini jalanannya kecil, banyak warga yang melintas. Pernah diperbaiki, tapi paling bertahan dua sampai tiga bulan, setelah itu retak lagi sampai akhirnya seperti sekarang, dibiarkan," kata Dani.
Komentar (0)