TABLOIDBINTANG.COM - Kasus dugaan korupsi dana pakan satwa di Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (TS KBS) menyita perhatian publik.
Sejumlah selebritas dan figur publik ikut buka suara setelah mantan Direktur Utama TS KBS, Choirul Anwar (CA), ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Choirul Anwar diketahui menjabat sebagai Direktur Utama KBS selama periode 2016-2024. Ia ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan Tim Pidana Khusus Kejati Jatim.
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, IG Punia Atmaja, mengatakan penyidik menemukan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan keuangan perusahaan selama delapan tahun.
Berdasarkan perhitungan sementara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur, kerugian negara dalam perkara tersebut diperkirakan mencapai Rp10,2 miliar.
Kasus itu kemudian memantik reaksi keras dari sejumlah figur publik. Mereka menyoroti dugaan korupsi yang berkaitan dengan anggaran pakan satwa dan kondisi hewan di kebun binatang.
Berlomba-lomba Mudarat
Kunto Aji menyampaikan sindiran keras melalui Threads. Ia menyinggung kondisi satwa yang disebut kurus dan mengaitkannya dengan dugaan korupsi dana kebun binatang.
"Korupsi dana kebun binatang. Sampai hewan-hewannya kurus, ternyata gara-gara dikorup. Orang kok kejamnya ngalahin sedan," tulis Kunto Aji.
Aktor dan komika Oki Rengga juga ikut menanggapi kasus tersebut dengan gaya satire.
"Duit untuk makan binatang, dimakan binatang lainnya. Ajaib. Tapi nyata adanya, hahahaha," kata Oki Rengga.
Sementara itu, Ariel Tatum menyoroti perilaku manusia yang dianggap lebih buruk daripada hewan.
"Bilang manusia seperti binatang aja udah jadi sebuah penghinaan untuk binatangnya," ucap Ariel.
Deva Mahenra turut menyampaikan kritik terhadap penyalahgunaan jabatan. Menurutnya, anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan satwa justru diduga disalahgunakan.
"Hak manusia saja berani dikorupsi, apalagi anggaran pakan hewan. Memang aneh cara pikir anomali-anomali yang dikasih jabatan ini. Bukannya mencoba semakin banyak kasih manfaat, malah berlomba-lomba mudarat," ujar Deva.
Vokalis Barasuara, Iga Massardi, juga memberikan komentar senada. Ia menilai perbuatan tersebut tidak layak disamakan dengan perilaku binatang.
"Istilah perilaku seperti binatang itu sebuah penghinaan untuk binatang. Apalagi ketikap makanannya dikorupsi," ucap Iga.
Nora Alexandra, istri Jerinx SID, bahkan menyebut dugaan tindakan tersebut sebagai bentuk psikopati dan sadisme.
Ia juga mengingatkan manusia untuk menggunakan akal budi serta memahami etika lingkungan.
"Camkan! Tuhan sudah memberikan Anda derajat yang lebih tinggi dari binatang, sudah lengkap dibekali akal budi dan kemampuan moral untuk memilih mana yang salah dan benar. Namun derajat Anda justru turun lebih rendah dari binatang itu sendiri jika Anda tidak paham etika lingkungan dan perspektif biologi," ungkap Nora kesal.
Atas perbuatannya, CA disangkakan melanggar Pasal 603 primair dan Pasal 604 subsidair KUHP sebagaimana diubah dengan UU 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 20 huruf a dan huruf c juncto Pasal 126 ayat (1) UU KUHP, juncto Pasal 18 UU Tipikor.





Komentar (0)