Grid.ID - Belakangan ini Dedi Mulyadi menyoroti rawannya begal di Jawa Barat yang semakin merajalela. Sang gubernur menyiapkan sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil tangkap pelaku.
Kejahatan jalanan belakangan ini kian meresahkan masyarakat Jawa Barat, khususnya yang beraktivitas di wilayah Bandung Raya. Teror itu terus menyasar warga.
Menanggapi situasi yang memprihatinkan itu, Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas. Melalui unggahan di sosial media, ia menyebut telah berkoordinasi dengan aparat kepolisin.
"Siaga menghadapi begal. Kami terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan Polda Metro Jabar untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ungkap Dedi Mulyadi, dikutip dari Tribunnews.
Guna memperketat ruang geral para pelaku, ia kemudian merinci serangkaian tindakan preventif yang harus segera dijalankan. Mulai dari penggalangan siskamling hingga optimalisasi patroli malam.
"Pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar, siaga di titik-titik strategis untuk menganticipasi segala kemungkinan dalam setiap waktu," ujarnya.
"Warga bersiskamling, jaga diri, dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong," tuturnya.
Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara
Guna mengatasi hal tersebut, Dedi Mulyadi juga menyiapkan sayembara bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal. Hadiah yang akan diberikan senilai Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.
"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar. Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok kami siapkan hadiah dari Rp 5 sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.
Selain menggelar sayembara, Dedi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencegah aksi kejahatan. Kemudian patroli keliling juga harus dilakukan.
"Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," katanya.
"Mobil patroli harus siaga dalam setiap malam. Lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategik untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu," tambahnya.
Belakangan ini Dedi Mulyadi menyoroti rawannya begal di Jawa Barat yang semakin merajalela. Sang gubernur menyiapkan sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil tangkap pelaku. Ia juga telah melakukan koordinasi dengan aparat setempat untuk berpatroli. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)