jpnn.com, JAKARTA - Relawan Prabowo-Gibran, LOGIS 08 menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk merampingkan struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui proses streamlining dan konsolidasi berdasarkan klaster usaha.
Ketua Umum LOGIS 08 Anshar Ilo menegaskan kebijakan tersebut bukan sekadar mengurangi jumlah BUMN, melainkan melakukan pengelompokan berdasarkan bidang usaha guna meningkatkan efisiensi, menghilangkan tumpang tindih bisnis, memperkuat sinergi antarperusahaan, serta mengoptimalkan peran holding di bawah Danantara.
BACA JUGA: Bea Cukai Asistensi Fasilitas Pusat Logistik Berikat di Banten dan Jatim
"Perampingan ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan BUMN yang lebih sehat, profesional, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Anshar Ilo dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Menurut mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini, proses transformasi BUMN mengarah pada konsolidasi sekitar 20 klaster bisnis, di antaranya sektor energi, ketenagalistrikan, pertambangan, pangan, kehutanan, infrastruktur, konstruksi, transportasi, logistik, telekomunikasi, perbankan, asuransi, farmasi, industri strategis, hingga properti dan kawasan industri.
BACA JUGA: Ketum LOGIS 08 Minta Presiden Prabowo Evaluasi Menteri PU Dody, Begini Alasannya
LOGIS 08 menilai langkah tersebut sejalan dengan agenda reformasi BUMN yang bertujuan membangun tata kelola perusahaan negara yang lebih efektif, efisien, dan mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari





Komentar (0)