Biadab! Israel Terus Bantai Warga Gaza dalam Pelanggaran Gencatan Senjata

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, GAZA—Israel kembali menewaskan empat warga Palestina dalam serangan di seluruh Gaza dalam pelanggaran gencatan senjata baru

Tentara Israel menewaskan tiga warga Palestina dan melukai beberapa lainnya dalam serangannya di seluruh Gaza yang terkepung. Sementara yang keempat meninggal karena luka yang diderita dalam serangan Israel sebelumnya, kata sumber medis.

Seorang warga Palestina berusia 28 tahun yang diidentifikasi sebagai Saeb Abu Mualla tewas dan beberapa lainnya terluka setelah sebuah drone Israel menyerang tenda yang menampung keluarga pengungsi di dekat daerah bukit Nuwairi di sebelah barat kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menurut Rumah Sakit Al-Awda pada hari Rabu.

Sebelumnya pada hari itu, Mufid Abdul Hamid Abu Al-Anin yang berusia 59 tahun tewas, dan beberapa lainnya terluka setelah pasukan Israel menembaki tenda-tenda yang menampung pengungsi Palestina di daerah Bir 19 di Al-Mawasi sebelah barat Khan Younis, menurut sumber medis dan lokal.

Seorang warga Palestina lainnya mengalami luka sedang setelah sebuah drone Israel menjatuhkan bahan peledak pada sekelompok warga sipil di sebelah timur Deir al-Balah, sementara sebuah peluru tank Israel lainnya melukai seorang pria di dekat Masjid Muawiya di daerah Al-Mawasi di Rafah, menurut sumber lokal.

Di Gaza utara, Mohammed Abu Ashkiyan meninggal dunia akibat luka kritis setelah menjadi sasaran serangan drone Israel di lingkungan Al-Faluja sebelah barat kamp pengungsi Jabalia, tambah sumber tersebut.

Dikutip dari TRT World, secara terpisah, Rumah Sakit Al-Shifa mengumumkan kematian Abdullah Ahmed Hassan yang berusia 34 tahun, yang telah menerima perawatan untuk luka-luka yang diderita dalam serangan Israel sebelumnya.

Invasi dan Penggunaan Buldoser

Sementara itu, kendaraan militer Israel, disertai buldoser, maju sekitar 150 meter ke lingkungan Zeitoun di tenggara Kota Gaza sebelum fajar, menurut saksi mata kepada Anadolu Agency.

Invasi tersebut disertai tembakan senjata berat, penembakan artileri, dan serangan buldoser, dengan warga melaporkan ledakan keras sepanjang malam.

Sumber lokal juga mengatakan pasukan Israel memperluas kehadiran mereka setelah menyingkirkan penghalang beton yang menandai apa yang disebut “garis kuning” dan maju menuju Bundaran Dawla di sepanjang Jalan Salah al-Din.

Tentara Israel terus melakukan serangan harian di Gaza yang melanggar gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, menewaskan 1.180 warga Palestina dan melukai 3.810 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.

Israel telah membunuh lebih dari 73.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dalam genosida yang dilakukannya di Gaza sejak Oktober 2023.

Mereka telah menghancurkan sebagian besar wilayah yang diblokade tersebut dan menyebabkan seluruh penduduknya mengungsi. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadi Kepala BGN di Tengah Banyak Persoalan, Sudaryono Siap Terima Kritik dari Siapa Pun
• 23 jam lalu
0
thumb
Kompolnas Kritik Keras Pelibatan Polri Awasi Pajak Rakyat: Sangat Tidak Tepat
• 6 jam lalu
0
thumb
Seleb Ramai-ramai Murka Kasus Dugaan Korupsi Pakan Satwa KBS Rp10,2 Miliar
• 1 menit lalu
0
thumb
Ini Penjelasan Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa
• 5 jam lalu
0
thumb
Heboh Kabar Penculikan, Jesslyn ke Malaysia dan Bangkok Bersama Ibu Serta Bibinya
• 26 menit lalu
0
Berhasil disimpan.