Saham emiten Grup Bakrie kembali menguat pada Kamis (23/7/2026), dipimpin saham kontraktor tambang PT Darma Henwa Tbk (DEWA).
IDXChannel – Saham emiten Grup Bakrie kembali menguat pada Kamis (23/7/2026), dipimpin saham kontraktor tambang PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang tengah mencatatkan momentum positif belakangan ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.14 WIB, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) meningkat 8,64 persen ke Rp478 per unit. Dalam sepekan, saham DEWA melesat 28,11 persen.
Prospek fundamental DEWA dinilai membaik setelah perseroan memperoleh kontrak jasa pertambangan pertama di luar Grup BUMI.
Langkah tersebut dinilai menjadi katalis positif karena berpotensi mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pelanggan utamanya.
Analis Bahana Sekuritas Jeremy Mikael dalam riset awal Juli menyebut DEWA ditunjuk sebagai kontraktor utama di tambang batu bara Sebuku Sejaka Coal di Pulau Laut, Kalimantan Selatan. Kontrak tersebut berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang hingga masa berlaku konsesi berakhir.
Proyek dengan kapasitas produksi hingga 5 juta ton batu bara per tahun itu diperkirakan memiliki nilai kontrak sekitar Rp22 triliun.
Meski memangkas target harga DEWA menjadi Rp600 per saham dari sebelumnya Rp850 per saham untuk mencerminkan premi risiko yang lebih tinggi, Bahana Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli.
Sebelumnya, pada 14 Juli 2026, DEWA mengumumkan akan mengaudit laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Perseroan menjelaskan audit tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyusunan laporan keuangan tahunan auditan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026, sekaligus untuk memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), DEWA menyatakan laporan keuangan auditan tersebut akan disampaikan paling lambat pada 30 September 2026, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.
DEWA juga mendirikan tiga anak usaha baru yang bergerak di sektor kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality.
Ketiga entitas tersebut didirikan pada 17 Juli 2026 yakni PT DH Listrik, PT DH Infrastruktur, dan PT DH Arunika Hospitality.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Darma Henwa, Mukson Arif Rosyidi mengatakan, pendirian tiga entitas baru ini merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha dan investasi perseroan.
“Pendirian tiga perusahaan baru merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha dan investasi Perseroan dalam rangka memperluas lini bisnis di bidang kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality, serta memperkuat struktur usaha melalui anak perusahaan,” ujar Mukson dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (17/7/2026).
Selain DEWA, saham Bakrie lainnya ikut menghijau. Sebut saja, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mendaki 4,76 persen ke Rp176 per unit, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) 4,13 persen, PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) 4,00 persen.
Kemudian, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menguat 2,65 persen, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) 2,34 persen, dan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) 0,87 persen. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.






Komentar (0)