Palamgkaraya: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah strategis dengan memperkuat sektor teknologi dan digitalisasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini diwujudkan melalui pelantikan pengurus Komite Tetap Pengelolaan Teknologi dan Digitalisasi KADIN Kalimantan Tengah masa bakti 2026-2031 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah pada Jumat, 10 Juli 2026.
Aktor Andri Aan resmi dilantik sebagai Ketua Komite Tetap Pengelolaan Teknologi dan Digitalisasi. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, serta dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan Ketua Umum Kadin Kalteng, Rahmat Hamka.
Kehadiran Andri Aan di posisi strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa Kadin Kalteng serius mendorong akselerasi digital sebagai kunci pertumbuhan ekonomi. Andri Aan menegaskan ekonomi Kalteng jangan lagi hanya bertumpu hanya pada sektor konvensional. Ia meyakini akselerasi digital adalah kunci utama agar pengusaha daerah bisa bersaing di kancah nasional maupun global.
"Saya percaya, masa depan ekonomi Kalimantan Tengah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh seberapa cepat kita mampu mengadopsi teknologi dan melahirkan pelaku usaha yang siap bersaing di era digital," ujar aktor pemeran film Jangan Buang Ibu itu, saat dikonfirmasi, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca Juga :
Kadin Jakarta Targetkan UMKM Naik Kelas Lewat Kemitraan dengan Tokyo SMEProgram Digitalisasi UMKM Jadi Prioritas
Dalam waktu dekat, ia berniat langsung mendorong lahirnya program Digitalisasi UMKM Kalteng. Program ini akan membawa paradigma baru yang jauh lebih mendalam, bukan sekadar edukasi digital yang bersifat permukaan.
Fokus program tidak lagi hanya mengajarkan pelaku usaha cara menggunakan media sosial. Pengusaha lokal akan diarahkan untuk memanfaatkan teknologi demi meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan pasar, dan membangun sistem bisnis yang jauh lebih efisien.
"Saya berharap Kadin bisa menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha dengan teknologi, sehingga transformasi digital benar-benar dirasakan manfaatnya," tambahnya.
Visi digitalisasi yang diusung Kadin Kalteng sejalan dengan harapan para pimpinan yang hadir. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, berharap Kadin terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong akselerasi digital di daerah.
"Selamat kepada seluruh pengurus Kadin Kalimantan Tengah yang telah dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab untuk membangun dan memperkuat perekonomian Kalimantan Tengah," tutur Gubernur Kalteng.
Ketua Komite Tetap Pengelolaan Teknologi dan Digitalisasi Kadin Kalimantan Tengah Andri Aan. Istimewa
Di sisi lain, Ketum Kadin Anindya Bakrie juga melihat potensi besar Kalteng sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mendorong pengusaha lokal, termasuk di sektor teknologi, untuk naik kelas melalui pemanfaatan digitalisasi.
"Pengusaha Kalimantan Tengah harus terus berkembang, naik kelas, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah maupun nasional," tandas Anindya.
Sementara itu, Ketua Kadin Provinsi Kalteng, Rahmat Hamka, menegaskan kesiapan Kadin untuk bersinergi erat dengan pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital.
Sinergi ini termasuk dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis digital di kalangan generasi muda sebagai tulang punggung ekonomi masa depan.
Dengan nakhoda baru di sektor teknologi dan digitalisasi di bawah kendali Andri Aan, Kadin Kalteng kini siap mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi. Para pelaku usaha lokal didorong untuk melangkah lebih maju dan siap menjadi tuan rumah di negeri sendiri.





Komentar (0)