Karena itu, belanja pendidikan pemerintah sebagai persentase terhadap produk domestik bruto (PDB) dinilai lebih relevan untuk melihat seberapa besar prioritas suatu negara terhadap sektor pendidikan. Berdasarkan visualisasi Visual Capitalist yang mengolah data UNESCO Institute for Statistics dan Our World in Data, terdapat perbedaan yang cukup lebar dalam alokasi anggaran pendidikan di antara 40 negara dengan ekonomi terbesar dunia.
Swedia menjadi negara dengan porsi anggaran pendidikan terbesar terhadap PDB. Sedangkan Indonesia berada di posisi terbawah.
Baca juga: Anggaran Pendidikan Rp769 Triliun, Guru Honorer Minta MK Batalkan Alokasi MBG
Indonesia tercatat mengalokasikan sekitar 1,3 persen dari PDB untuk sektor pendidikan. Angka tersebut berada jauh di bawah rata-rata global yang mencapai sekitar 3,96 persen.
Jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, porsi anggaran pendidikan Indonesia juga lebih rendah. Vietnam mengalokasikan sekitar 2,9 persen dari PDB, Thailand 2,5 persen, sedangkan Singapura 2,2 persen.
Meski demikian, besarnya anggaran bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas pendidikan. Bank Dunia menilai efektivitas penggunaan anggaran, kualitas guru, tata kelola, serta pemerataan akses pendidikan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil belajar.
Berikut daftar negara dengan alokasi anggaran pendidikan terbesar dan terkecil di antara 40 negara dengan ekonomi terbesar dunia. Negara dengan Anggaran Pendidikan Tertinggi
- Swedia: 7,3 persen dari PDB
- Denmark: 6,4 persen
- Belgia: 6,3 persen
- Afrika Selatan: 6,0 persen
- Inggris: 5,9 persen
- Israel: 5,9 persen
- Brasil: 5,6 persen
- Amerika Serikat: 5,4 persen
- Korea Selatan: 5,4 persen
- Indonesia: 1,3 persen dari PDB
- Pakistan: 2,0 persen
- Bangladesh: 2,0 persen
- Singapura: 2,2 persen
- Thailand: 2,5 persen
- Vietnam: 2,9 persen
- Irlandia: 2,9 persen
- Turki: 3,1 persen
- Rumania: 3,3 persen
- Jepang: 3,3 persen
Kiribati menjadi negara dengan alokasi anggaran pendidikan terbesar di dunia, yakni mencapai 16,4 persen dari PDB. Posisi berikutnya ditempati Tuvalu (12,9 persen) dan Mikronesia (11,6 persen). Sementara itu, Indonesia tidak lagi menjadi negara dengan alokasi terendah karena masih terdapat sejumlah negara lain yang menganggarkan pendidikan dalam porsi lebih kecil.
Baca juga: Tok! DPR Setuju Kemendiktisaintek Top-up Anggaran Rp 17,18 Triliun pada 2027
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)






Komentar (0)