Polres Metro Jakarta Pusat masih menelusuri keberadaan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan. Polisi menduga saat ini korban tidak berada di wilayah Jakarta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, hingga kini penyidik belum menemukan keberadaan Jesslyn.
“Belum jadi untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya. Ada kemungkinan tidak di kota Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” kata Roby saat dihubungi, Selasa (21/7).
Menurut Roby, penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan apakah korban memang dibawa secara paksa atau justru pergi atas kemauannya sendiri.
Sebelumnya, polisi menerima laporan dugaan penculikan yang dibuat oleh teman korban berinisial NA. Belakangan pada Minggu, tanggal 19 Juli, laporan tersebut dicabut oleh pelapor.
Roby menambahkan, penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, hingga mendatangi rumah korban dan keluarganya.
Kasus ini bermula dari laporan dugaan penculikan Jesslyn saat menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Menurut kuasa hukum keluarga, korban diduga dibawa paksa oleh lima pria dan sejak saat itu tidak dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya.
“Kejadian di restoran Saung Kito pada Senin (13/7) diduga korban didatangi oleh lima orang yang membawa paksa dan pergi dari restoran itu,” ujarnya.
Adapun pengacara mendapat informasi keberadaan Jesslyn sekarang diduga berada di Malaysia.






Komentar (0)