OTT Lombok Barat Naik ke Penyidikan, KPK Periksa Bupati hingga 7 Orang

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
OTT Lombok Barat Naik ke Penyidikan, KPK Periksa Bupati hingga 7 OrangNasional | okezone | Selasa, 21 Juli 2026 - 10:48

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meningkatkan penanganan perkara operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, ke tahap penyidikan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan gelar perkara pada Senin (20/7/2026) malam.

"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Budi, Selasa (21/7/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan 19 orang. Salah satu pihak yang terjaring adalah Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

Budi menjelaskan, hingga saat ini terdapat tujuh orang yang dibawa dari Lombok dan masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Mereka terdiri atas Bupati Lombok Barat, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas PUPRPKP, seorang pihak swasta, serta tiga orang yang merupakan ajudan dan sopir bupati.

Baca Juga:Penumpang TransJateng Kini Bisa Masuk Dusun Semilir Gratis, Cukup Tunjukkan Tiket

"Adapun para pihak yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK sejumlah tujuh orang yang dibawa dari Lombok, yakni Bupati bersama Dirut PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Kepala Dinas PUPRPKP, satu orang pihak swasta, serta tiga orang selaku ADC dan driver bupati," ujarnya.

 

Selain itu, KPK juga mengamankan seorang pihak swasta di Jakarta pada Senin (20/7/2026). Orang tersebut saat ini juga masih menjalani pemeriksaan.

"Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang," kata Budi.

KPK menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan benturan kepentingan dalam proses pengadaan barang dan jasa, suap proyek, serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Meski demikian, Budi belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara maupun pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, penjelasan lengkap akan disampaikan dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa sore.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gara-gara Kaus Kaki Argentina Kalah dari Spanyol, Ini Dia Biang Keroknya
• 4 jam lalu
0
thumb
Atlet Golf Putri Diduga Diculik Saat Rayakan Ultah Keluarga
• 12 jam lalu
0
thumb
RUU LLAJ Bakal Atur Pembentukan Badan Perlindungan Kecelakaan Transportasi
• 8 jam lalu
0
thumb
Polemik Tutup-Buka Penyeberangan Perintis di NTT, DPR Ingatkan Pemerintah
• 9 jam lalu
0
thumb
Tarif Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Menkum: Apa yang Perlu Diresahkan?
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.