Termasuk di IKN, Pemerintah Siapkan Pembangunan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada tahun ini di 37 lokasi yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Sebanyak 17 lokasi direncanakan mulai memberikan layanan pada tahun ajaran 2026/2027," ucap Abdul Mu'ti dalam agenda Taklimat Media Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Baca juga: Mendikdasmen Optimistis Pembangunan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi Dapat Tercapai

Adapun 17 lokasi tersebut di Kabupaten Bogor, Cianjur, Kabupaten Gowa, Kabupaten Bone Bolango, Kota Tidore Kepulauan, Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Jepara, Kota Subulussalam, Kota Tarakan, Kabupaten Donggala, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Mimika, Kabupaten Kupang, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Tebo, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mu'ti menegaskan, penetapan lokasi dilakukan secara bertahap melalui pengusulan, review dokumen, verifikasi dan validasi lapangan, dan konfirmasi kesiapan lahan dan dukungan pemerintah daerah.

"17 SNT yang akan beroperasi tahun 2026 telah disiapkan masa transisi yang memadai, baik bangunan baru seperti di IKN, UPT Kemendikdasmen, dan tempat belajar lainnya yang disediakan oleh daerah," tegasnya.

Baca juga: Banyak Sekolah Sepi Peminat di Tahun Ajaran Baru, Ada Apa?

Sementara itu, ada 20 lokasi lainnya yang juga memasuki tahapan pembangunan di tahun 2026.

Namun, 20 lokasi SNT tersebut baru melakukan penerimaan murid baru di tahun 2027.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga menyiapkan kelembagaan, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, kurikulum, bahan ajar, Learning Management System (LMS), lokasi pembelajaran, panduan MPLS, tim transisi, serta sistem penerimaan murid baru.

Untuk penerimaan murid baru, Mu'ti memastikan, seluruh proses akan dilaksanakan secara objektif, transparan, inklusif, berkeadilan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"SPNB (Seleksi Penerimaan Murid Baru) akan dimulai tanggal 21 Juli sampai 24 Juli 2026," kata dia.

Baca juga: 17 Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Beroperasi 2026, Ini Lokasinya

Kemudian, pengumuman hasil seleksi pada 3 Agustus 2026 dan MPLS dimulai pada 10 Agustus 2026.

"Murid SNT akan diberikan sarana dan prasarana yang sangat memadai untuk menunjang tumbuh kembang mereka sesuai dengan bakat, minat, dan potensi secara optimal," ucap Mu'ti.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Mu'ti menegaskan, informasi terkait SPNB SNT akan disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan portal resmi SNT.

"Tidak ada pihak yang dapat menjanjikan kelulusan atau mengambil keuntungan dari proses penerimaan murid di luar protokol resmi," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polsek Kedunggalar Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas
• 21 jam lalu
0
thumb
Ekonomi Haji Jadi Peluang UMKM, Kemenhaj Jabar Dorong Belanja Produk Lokal
• 23 jam lalu
0
thumb
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Jaktim Sisir Parkir Liar Jalan Dewi Sartika
• 13 jam lalu
0
thumb
Remaja Wanita di Bangkalan Diperkosa 3 Pemuda, Diancam Pakai Celurit
• 32 menit lalu
0
thumb
Usai Diperiksa di Mako Brimob, Bupati Lombok Barat dan 6 Pejabat Dibawa ke KPK
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.