Usai Diperiksa di Mako Brimob, Bupati Lombok Barat dan 6 Pejabat Dibawa ke KPK

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita
Usai Diperiksa di Mako Brimob, Bupati Lombok Barat dan 6 Pejabat Dibawa ke KPKNasional | inews | Senin, 20 Juli 2026 - 18:02Dengarkan Berita

LOMBOK BARAT, iNews.id – Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini bersama sejumlah pejabat daerah dan pihak swasta diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)di Mako Brimob Polda NTB, Senin (20/7/2026).

Mereka menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik antirasuah usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa.

Pantauan di loksi, suasana ketat tampak menyelimuti area Mako Brimob Polda NTB. Selain Bupati Lalu Ahmad Zaini, sejumlah pejabat strategis daerah juga terlihat diperiksa secara maraton, di antaranya Direktur Utama (Dirut) PT Air Minum Giri Menang, Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat, serta beberapa pejabat teknis di lingkungan dinas tersebut. 

Usai menjalani pemeriksaan awal di markas kepolisian setempat, sejumlah pihak yang terjaring OTT tersebut dijadwalkan langsung diterbangkan menuju Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Baca Juga:Roy Suryo Ajukan Penangguhan Penahanan Senin Depan

Sedikitnya enam unit mobil berwarna hitam beriringan keluar dari kompleks Mako Brimob Polda NTB di bawah pengawalan ketat. Rangkaian kendaraan tersebut bergerak menuju bandara guna membawa para pihak yang ditangkap ke markas pusat KPK.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, total ada 19 orang yang ditangkap dalam OTT di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/7/2026). Tujuh di antaranya akan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan malam ini.

"Dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang yang kemudian 7 di antaranya malam ini akan dibawa ke gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Budi menambahkan, pihak-pihak yang dibawa ada juga yang merupakan aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, ada juga pihak swasta yang turut dibawa. "Jadi memang sebagian dari ASN di Pemkab Lombok Barat dan juga dari swasta," tuturnya.

Dia mengatakan, perkara yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini terkait penerimaan-penerimaan yang dilakukan saat menjadi Bupati. Budi juga menyinggung penerimaan terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga:Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," ucapnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Operasi senyap itu dilakukan pada Senin (20/7/2026).

#ntb

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
400 Personel SAR Evakuasi 2 Korban Terjebak Ledakan di Grand Polonia Medan
• 30 detik lalu
0
thumb
Emiten Petrokimia Prajogo (TPIA) Kebut Proyek CA-EDC, Progres Konstruksi 72%
• 10 jam lalu
0
thumb
Listrik Mandiri dari Irigasi, 2 Dusun di Kulon Progo Gunakan PLTMH
• 19 jam lalu
0
thumb
OJK Ungkap Penempatan SAL Rp381 Triliun Tak Lagi Jadi Perdebatan di KSSK, Ini Alasannya!
• 2 jam lalu
0
thumb
Perang Makin Gila! AS Bombardir Iran 7 Malam Berturut-turut, Teheran Siapkan Serangan Balasan Besar
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.