Kemenekraf Perkuat Pengembangan Gim Nasional dan Esports, Buka Peluang Karier Generasi Muda

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

Program ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang belajar, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan peluang.

Kemenekraf Perkuat Pengembangan Gim Nasional dan Esports, Buka Peluang Karier Generasi Muda

IDXChannel - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat pengembangan industri gim nasional  dan esports. Penguatan ini membuka peluang karier untuk generasi muda.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, penguatan ini dilakukan melalui dukungan terhadap National Championships Grand Finale American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED).

Baca Juga:
Program Ekraf Digital Talent 2026 Hasilkan 2.043 Talenta AI, Jumlah Lulusan Lampaui Target

"ASIED tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang dibutuhkan industri kreatif melalui workshop, masterclass, dan pendampingan selama enam bulan," kata Teuku Riefky Harysa, Senin (20/7/2026).

Dia menambahkan, program ASIED merupakan hasil kolaborasi Kementerian Ekraf dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, American Spaces Indonesia, Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Yayasan Odong Prestasi Indonesia, dan Akademi Garudaku. Melalui jaringan American Corner, program ini telah menjangkau lebih dari 1.200 peserta dari berbagai daerah.

Baca Juga:
BEI Gandeng Kementerian Ekraf, Dorong IPO Industri Kreatif

"Program ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang belajar, membangun kepercayaan diri, dan menciptakan peluang," katanya.

"Melalui workshop, masterclass, hingga kejuaraan ini, peserta memperoleh pengalaman dan keterampilan yang menjadi bekal untuk terus berkembang di masa depan," lanjut Teuku Riefky.

Menurut dia, industri esports kini telah berkembang menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif karena menciptakan berbagai profesi baru di luar atlet gim. Ekosistem tersebut mencakup profesi seperti caster, content creator, pelatih, penyelenggara turnamen, hingga pengembang konten digital.

Nantinya, kata dia, Kemenekraf akan terus memperluas akses ruang belajar, ruang berkarya, serta creative hub di berbagai daerah melalui kolaborasi dengan berbagai mitra. 

"Langkah ini diharapkan mampu mencetak lebih banyak talenta yang siap memasuki industri gim nasional," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
INFOGRAFIK: Daya Tarik Bali Jadi Pusat Finansial Global
• 18 jam lalu
0
thumb
Apa Hasil Penyaluran Likuiditas dari Pemerintah ke Perbankan?
• 21 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah, Dolar AS Kian Dekati Level Rp18.000
• 51 menit lalu
0
thumb
Menelusuri Jejak Log dalam Madi(log)
• 14 jam lalu
0
thumb
Profil dan Riwayat Pendidikan Rifqinizamy Karsayuda Anggota DPR Kritik ASN Cuma Absen dan Ngopi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.