INFOGRAFIK: Daya Tarik Bali Jadi Pusat Finansial Global

katadata.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat membawa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) ke Rapat Paripurna DPR untuk disahkan menjadi Undang-Undang. 

Kesepakatan ini diambil dalam rapat kerja Komisi XI dengan wakil pemerintah, yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7). Sementara, Rapat Paripurna DPR akan dilaksanakan besok, Selasa (21/7).

Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU PFII, Mohamad Hekal mengatakan draf RUU tentang PFII telah disusun secara sistematis dalam 10 bab dan 73 pasal dengan materi muatan dan pasal. 

"Kami berharap dengan diundangkannya RUU tentang PFII dapat menjadi upaya nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, perluasan lapangan kerja, serta pendalaman dan diversifikasi perekonomian nasional," kata Hekal, Senin (20/7).

Rencana pendirian PFII dapat menjadi peluang untuk meningkatkan daya saing sektor keuangan nasional dan menarik arus modal asing. Namun, keberhasilan kawasan ini dinilai tak hanya bergantung pada insentif fiskal, tetapi juga sistem pengawasan agar tidak memunculkan berbagai risiko.

Kepala Makroekonomi dan Keuangan Indef Muhammad Rizal Taufikurahman mengatakan PFII berpotensi memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat jasa keuangan regional dan menarik modal asing.

"Khususnya untuk wealth management, family office, investasi lintas batas, dan pengembangan pasar keuangan domestik," ujar Rizal kepada Katadata, Jumat (10/7).

Menurut dia, manfaat tersebut hanya akan optimal apabila didukung kepastian hukum, kredibilitas regulasi, stabilitas makroekonomi, dan tata kelola yang setara dengan pusat keuangan internasional lainnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Inpres Irigasi Dikebut, Proyek JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung
• 43 menit lalu
0
thumb
Antara Gol Ferran Torres di Piala Dunia dan Selat Torres di Papua
• 43 menit lalu
0
thumb
Prabowo Ungkap Bank Emas RI Kini Kelola 153 Ton Senilai USD20 Miliar
• 16 jam lalu
0
thumb
Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
• 9 jam lalu
0
thumb
”Blended Finance Model”, Babak Baru Program Perhutanan Sosial di Lampung
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.