Jakarta, VIVA – Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan meningkatkan jumlah personel untuk ditempatkan di Estonia menjadi 1.200 personel pada 2027. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Estonia Hanno Pevkur, Sabtu (18/7) waktu setempat.
Dilansir dari Sputnik, Minggu, 19 Juli 2026, jumlah pasukan NATO di Estonia akan bertambah sekitar 300 personel, Pevkur juga menyebutkan bahwa pasukan Inggris akan membawa pesawat nirawak berjangkauan jauh dalam penugasan tersebut.
"Musim semi tahun depan kami akan menerima tambahan personel militer dari Inggris, sehingga total jumlah personel akan mencapai hampir 1.200 orang," ujar Pevkur kepada penyiar publik Estonia, ERR.
Menurut laporan ERR, pengiriman peralatan dan amunisi untuk pasukan Inggris dijadwalkan mulai dilakukan pada 2026. Selain itu, latihan militer yang melibatkan Brigade Keempat Angkatan Bersenjata Inggris di Estonia telah dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia berulang kali menyoroti peningkatan aktivitas NATO serta penambahan kekuatan militer aliansi tersebut di dekat perbatasan barat Rusia.
Kremlin menegaskan bahwa Rusia tidak mengancam negara mana pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang dinilai berpotensi membahayakan kepentingan nasionalnya. (Ant)






Komentar (0)