DPR RI Ingatkan PT Adhi Karya tak Asal-asalan Bangun Sekolah Rakyat

republika.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sejumlah anggota Komisi V DPR RI melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026). Usai tinjauan, anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengingatkan, PT Adhi Karya selaku kontraktor agar tak asal-asalan dalam membangun SR. 

Teguran tersebut dilatari sejumlah temuan pada sarana dan prasarana di SR Rowosari yang belum memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan. Menurut Novita, infrastruktur yang dibangun bisa mencelakakan siswa.

Baca Juga
  • Sekolah Rakyat Terpadu Cirebon Siap Beroperasi, Tampung 540 Siswa dari Empat Daerah
  • Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, DPR: Jangan Militerisasi Sekolah
  • Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi, Pemerataan Akses Pendidikan Kian Terbuka

"Pembangunan infrastruktur dulu, pembangunannya. Tadi ada tangga-tangga yang menurut saya juga berisiko membahayakan. Entah itu harus dikasih railing, entah itu dikasih tanda. Jangan sampai enggak kelihatan, anak-anak lari-lari terus jatuh," kata anggota Fraksi Gerindra DPR RI itu. 

Novita pun menyoroti ketersediaan air bersih, pasokan listrik, genset, hingga kamera pengawas atau CCTV. "Ketersediaan air itu tolong dicek betul. Kemudian listriknya, gensetnya, CCTV-nya juga tolong dipasang karena ngurusin anak sekolah, apalagi anak yang remaja juga perlu memonitor yang ekstra," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia juga meminta kontraktor bisa memenuhi berbagai fasilitas sederhana yang diperlukan siswa perempuan. "Terus tadi saya ke toilet, mohon ada cermin di situ. Sudah ada wastafel, ini memang kecil-kecil sih, karena perempuan ya jadi agak detail," tambah Noviyanti.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kabar Baik! RI Berhasil Tambah Produksi Minyak 777 Barel di Sumsel
• 17 jam lalu
0
thumb
Populer: Distribusi BBM di Aceh Dipercepat; Pembangunan Rumah Tapak di AS Turun
• 1 menit lalu
0
thumb
Fenomena karst Goa Halo Tabung di Berau jadi wahana edukasi geologi
• 20 jam lalu
0
thumb
Cara Mengubah Hobi Bikin Video Jadi Sumber Cuan dan Bisnis
• 19 jam lalu
0
thumb
Suporter dan jurnalis padati stadion final Piala Dunia 2026
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.