Ini yang Terjadi Jika Tiru Diet Viking Erling Haaland

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Erling Haaland merayakan gol pertama Norwegia dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Irak dan Norwegia di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026). (IMAGN IMAGES via Reuters/PAUL RUTHERFORD)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah mencetak tujuh gol hanya dalam empat pertandingan untuk membawa Norwegia ke perempat final Piala Dunia pertama mereka di Piala Dunia FIFA 2026, striker Erling Haaland sekali lagi menarik perhatian dunia.

Kali ini bukan hanya karena penampilannya di lapangan, tetapi juga karena pola makannya yang luar biasa.

Penyerang berusia 25 tahun ini dikabarkan mengonsumsi sekitar 6.000 kalori sehari yang dibagi menjadi enam kali makan. Ia mengikuti diet yang banyak disebut sebagai "diet Viking" yakni versi diet paleo yang menekankan makanan utuh dan minim pengolahan sambil menghindari produk olahan sama sekali.


Mengutip The Korea Times, menu 6.000 kalori itu yang berpusat pada makanan utuh. Haaland dilaporkan memulai harinya dengan roti sourdough dan telur. Ia minum kopi yang dicampur dengan susu dan sirup maple.

Makan siang biasanya terdiri dari ikan, nasi goreng telur, dan sayuran seperti asparagus. Jeroan, termasuk hati dan jantung sapi, juga sering muncul dalam menunya.

Untuk makan malam, ia dilaporkan mengonsumsi lebih dari 1 kilogram daging merah berlemak, seperti ribeye atau steak tomahawk, disertai kentang, salad, dan susu.

Baca: Tak Terduga, Ini 8 Manfaat Semangka untuk Kesehatan Tubuh

Salah satu ciri khas kebiasaan makan Haaland adalah pendekatan "dari hidung hingga ekor", yang mendorong konsumsi sebanyak mungkin bagian hewan yang dapat dimakan, termasuk hati, jantung, dan sumsum tulang selain daging otot. Menurut laporan, Haaland secara teratur mendapatkan hati dan jantung sapi langsung dari peternakan dan juga menyukai sumsum tulang.

Diet Haaland ini mengandalkan banyak protein, lebih sedikit makanan olahan. Para ahli nutrisi mengatakan ada beberapa aspek positif dari gaya makan ini.

Diet yang berpusat pada telur, ikan, daging, sayuran, kentang, dan pemanis alami seperti madu mengurangi asupan gula, natrium, dan lemak olahan.

Ini juga menyediakan protein berlimpah dari berbagai sumber, yang dapat membantu mendukung pemeliharaan otot, pemulihan, dan rasa kenyang.

Sayuran seperti asparagus, bersama dengan salad dan kentang, memberikan vitamin, mineral, dan serat makanan. Tidak seperti beberapa diet rendah karbohidrat, rencana makan Haaland juga mencakup karbohidrat melalui roti sourdough, kentang, dan nasi, yang menyediakan energi yang cukup untuk aktivitas fisik yang intens.

Banyak ahli gizi merekomendasikan piring seimbang yang terdiri dari setengah sayuran, seperempat karbohidrat gandum utuh, dan seperempat protein.

Baca: 5 Kebiasaan Pagi Hari yang Bikin Asam Urat Tidak Kambuh Lagi
Ahli Kasih Warning

Meski demikian, jeroan membawa risiko kesehatan. Memang diet Haaland memiliki nilai gizi yang tinggi, tetapi para ahli memperingatkan untuk tidak meniru setiap aspek diet tersebut.

Jeroan kaya akan protein, zat besi, vitamin B12, folat, dan seng, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kolesterol dan asupan purin. Orang dengan asam urat, kadar asam urat tinggi, atau gangguan metabolisme harus sangat berhati-hati.

Para ahli kesehatan juga memperingatkan untuk tidak mengonsumsi hati sapi mentah, yang terkadang dikonsumsi di Korea. Hati mentah dapat membuat konsumen terpapar parasit, hepatitis E, dan bakteri, sehingga tidak aman.

Para ahli juga memperingatkan bahwa asupan daging merah harian Haaland yang tinggi mencerminkan kebutuhan nutrisi seorang atlet elit dengan pengeluaran energi yang sangat tinggi.

Bagi orang awam, mengonsumsi lebih dari satu kilogram daging merah per hari dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker kolorektal sekaligus menambah lemak jenuh dan kalori berlebihan.

Meskipun protein penting untuk memelihara dan memperbaiki otot, mengonsumsi lebih banyak protein belum tentu menghasilkan manfaat kesehatan yang lebih besar.

Bagi sebagian besar orang dewasa sehat, asupan protein harian sekitar 1 gram per kilogram berat badan umumnya dianggap cukup. Mengonsumsi secara konsisten jauh melebihi tingkat tersebut dapat meningkatkan biaya diet dan berkontribusi pada asupan kalori dan lemak jenuh yang berlebihan.

Daripada meniru pola makan Haaland yang hanya 6.000 kalori, para ahli mengingatkan, yang perlu diperhatikan adalah filosofi keseluruhannya: kurangi konsumsi makanan olahan, konsumsi banyak buah dan sayuran, dan sertakan protein yang cukup sebagai bagian dari diet seimbang.

Namun, kecuali seseorang memiliki kebutuhan energi yang ekstrem seperti atlet profesional, meniru asupan kalori Haaland atau sangat bergantung pada jeroan bukanlah hal yang perlu dan tidak disarankan.

Baca: Ingin Tekanan Darah Stabil? Coba Rutin Konsumsi 3 Jenis Kacang Ini


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Haaland Jadi Pusat Perhatian Warga Norwegia & Ikon Sepak Bola Dunia

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sentilan Eks Dirdik Kejagung Soal Peralihan Kasus Eks Jampidsus: Tak Lazim! Membingungkan!
• 5 jam lalu
0
thumb
Mahkamah Agung Terbitkan SEMA Nomor 2 Tahun 2026 sebagai Pedoman Kasasi Pidana | MA NEWS
• 14 jam lalu
0
thumb
Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
• 4 jam lalu
0
thumb
Mau ke Kota Bandung? Ini 10 Rute Penerbangan Langsung
• 12 jam lalu
0
thumb
Anggota Komisi III Minta Timsus Kejagung Usut Kasus Febrie dengan Transparan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.